Tindakan tak pantas yang diduga dilakukan dosen kepada mahasiswinya, tak hanya terjadi di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) oleh dosen “H” saja, tetap diduga juga terjadi di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS).
Baca Juga: Jelang Tahun Baru Imlek, Kelenteng Sam Poo Kong Jadi Pilihan Tepat Liburan Keluarga
Menurut @dear_unesacatcallers pada Rabu (12/1) lalu, seorang dosen “D.W’ dari Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS Unesa, sering memanggil mahasiswinya dengan sapaan cantik dan sayang.
Kepada korban pertama, dosen D.W ini, awalnya bertanya tentang asal korban melalui kolom obrolan di apliksai Zoom melalui pesan pribadi.
Sang dosen kemudian meminta kontak ponsel sang korban.
Baca Juga: INFO LOKER: PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah Membuka Lowongan untuk Lulusan S1
Alasannya, agar komunikasi bisa lebih intens.
“Sampai di sini, korban pertama belum menaruh curiga”, tulis akun instagram @dear_unesacatcallers.
Tampaknya, proses bimbingan skripsi yang menyebabkan terjadinya pertemuan fisik antara dosen dan mahasiswi yang menjadi bimbingannya, merupakan kesempatan emas bagi doseng untuk berbuat yang tidak sepantasnya kepada bimbingannya.
Baca Juga: Sultan Ghozali Raup Miliaran Rupiah dari Jualan Foto Selfi Lewat NFT. Khok bisa ya...
Atas nama bimbingan, pelaku bisa leluasa beranjak dari kursi untuk mendekati korban, melontarkan ujaran bernada rayuan, bahkan tindakan fisik seperti rangkulan, sentuhan bahkan mencium korbannya.***
Artikel Terkait
Tok! Akui Perkosa Tiga Mahasiswi, MKA Dikeluarkan dari UMY
Tiga Mahasiswi UMY Korban Pemerkosaan Ajukan Enam Tuntutan
Dugaan Kekerasan Seksual oleh Dosen Terhadap Mahasiswi di Kampus Unesa. Begini Awal Terungkapnya
Diduga Terlibat Kekerasan Seksual kepada Mahasiswinya, Dosen Unesa Dinonaktifkan.
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Dosen kepada Mahasiswinya, Ini Sikap Resmi Unesa
Kasus Kekerasan Seksual di Unesa Surabaya Berlanjut, Juga Terjadi di FBS?
Selain Dosen “H”, Kasus Kekerasan Seksual di Unesa Juga Dilakukan Dosen “D.W” dari FBS?