Halo Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera, Nasabah Asuransi Ini Menanyakan Nasibnya

photo author
Dwi Soewanto, TitikTemu.co
- Selasa, 14 September 2021 | 18:03 WIB
Aksi Para Nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera, menuntut haknya (foto: Facebook Nasabah Korban Bumi Putera (NKBP))
Aksi Para Nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera, menuntut haknya (foto: Facebook Nasabah Korban Bumi Putera (NKBP))

TITIKTEMU.CO, Wonogiri - Wahyu (45 Tahun), salah satu pemegang polis Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera asal Desa Giritirto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah ini menanyakan nasib uang premi yang telah disetor ke pihak asuransi selama sepuluh tahun sejak 2010. 

“Lebih dari dua puluh juta rupiah,” ungkap Wahyu, Selasa (14/9/2021).

Jumlah yang tidak sedikit. Terlebih buat Wahyu yang saat ini menganggur, lantaran kena dampak PHK akibat Pandemi Covid-19 di tanah air. Sementara hingga saat ini, kata Wahyu, kantor Bumiputera Wonogiri berikut para pegawainya, yang dulu rajin menagih nasabah, kini hilang bagikan ditelan bumi.

“Bingung mau tanya ke siapa lagi. Kantornya di Klampisan (Wonogiri) sudah tidak ada. Situsnya juga sudah setahun lebih tidak aktif. Dihubungi lewat telepon juga tidak bisa,” kata Wahyu sedih.  

Baca Juga: Anda Memiliki Kartu ATM? Hindari Kejahatan Skimming. Begini Caranya!

Situs website www.bumiputera.com sendiri, terakhir melakukan update informasi pada ulang tahun Bumi Putera ke 108 Bulan Februari 2020 silam dengan mengusung tema Bumiputera Bangkit Menuju Era Baru.

“Sudah setahun lebih, ternyata tidak bangkit lagi.” Ujar Wahyu.

Wahyu hanyalah satu dari ribuan bahkan ratusan ribu nasabah Bumiputera. Di akun Grup Facebook Nasabah Korban Bumi Putera (NKBP) yang memiliki 105 ribu member, setiap hari ada postingan serupa dengan Wahyu.

“ Fokus pada tujuan KEMBALIKAN UANG KAMI!!!” Tulis Irma Merry Nangtjiek, Admin group NKBP, Selasa (14/9/2021).

Baca Juga: Hidung sering Iritasi Saat Flu dan Pilek? Begini Cara Mengatasinya

Diketahui, Setahun lalu Irma pernah menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bumiputera, menuntut klaim atas preminya di lembaga asuranssi tersebut.

“Hari ini 14 September 2021, tepat 1 tahun aksi kami. Hasilnya msh nol besar, malah kita makin dilibatkan dlm keruwetan BP. Ingin  menyerah, jenuh, capek dan marah makin tdk tertahankan apa lg perjuangan ini sarat ditunggangi mantan2 BP dan oknum2 yg pny masa lalu di BP, tp uang kita tdk sedikit dirampok mrk dan ttp hrs kita perjuangkan. Semoga kita  ttp diberi kekuatan, bersama kita perjuangkan hak kita meski blm terlihat ujungnya. Fokus pada tujuan KEMBALIKAN UANG KAMI!!!” katanya.

Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Menteri Luhut: Protokol Kesehatan dan PeduliLindungi itu Wajib!

Fien Mangiri, koordinator NKBP di Jabodetabek dan Jawa Barat, pada akhir 2020 lalu mengaku memiliki 500 anggota pemegang polis yang belum dibayar Bumiputera senilai total Rp 15 miliar. Merekapun mendesak  manajemen Bumi Putera memberikan kepastian kapan  klaim dibayarkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X