hukrim

Kronologi Satpam SPPG Ciputat Diduga Curi 1.700 Ompreng MBG untuk Dijual, Hasil Tes Urine Positif Narkoba

Kamis, 30 Juli 2026 | 09:18 WIB
Menyoroti kasus satpam SPPG di Ciputat, Tangerang Selatan yang diduga menjual 1.700 ompreng MBG ke pengepul besi. (Instagram.com / @winnews - @terasnegeriku)

TITIKTEMU.CO – Kasus dugaan pencurian perlengkapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciputat, Tangerang Selatan, menjadi sorotan publik. Seorang petugas keamanan berinisial TRS (50) ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menggelapkan ribuan ompreng atau wadah makanan berbahan stainless steel.

Polisi mengungkap, ompreng hasil curian tersebut diduga dijual kepada pengepul barang bekas untuk dilebur. Uang hasil penjualan disebut digunakan tersangka untuk membeli narkotika.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan bahwa ompreng dijual sebagai besi rongsokan karena berbahan stainless steel.

"Barang itu dijual ke pengepul rongsokan untuk dilebur. Uangnya digunakan membeli narkoba," ujar Bambang dalam keterangannya, Rabu, 29 Juli 2026.

Berikut fakta-fakta kasus pencurian ompreng MBG yang kini sedang ditangani kepolisian.

Baca Juga: Transformasi BRIvolution Reignite Kian Ngebut, BRI Perkuat Kontribusi bagi Ekonomi Nasional dan Program Pemerintah

Tes Urine Tersangka Positif Narkoba

Peristiwa pencurian terjadi di SPPG Ciputat 07, Gang Akoh Eng, Jalan RE Martadinata, Ciputat, pada 8 Juli 2026, saat dapur MBG tersebut baru dipersiapkan untuk mulai beroperasi.

Dalam proses penyidikan, polisi melakukan tes urine terhadap TRS. Hasil pemeriksaan menunjukkan tersangka positif mengonsumsi amphetamine dan methamphetamine.

Menurut Bambang, tersangka mengakui sempat menggunakan narkotika beberapa hari sebelum diamankan.

1.700 Ompreng Hilang Bersama Sejumlah Peralatan

Akibat aksi pencurian tersebut, pengelola SPPG mengalami kerugian cukup besar. Sebanyak 1.700 ompreng dilaporkan raib, bersama sejumlah perlengkapan operasional lainnya.

Baca Juga: Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro usai OTT KPK, Diduga Terima Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan

Barang yang hilang antara lain dua unit kompor, satu blender, satu printer, satu genset, satu power box, perangkat perekam CCTV, serta kunci gerbang dan kunci ruangan milik Yayasan Dunia Berkah Mandiri.

Halaman:

Tags

Terkini