Berdasarkan informasi itu, polisi sempat memeriksa dua paman Alvaro dari pihak ayah. Keduanya didatangkan dari Bogor dan Batam, namun akhirnya dipulangkan karena ciri fisik tidak cocok dengan keterangan marbot.
Pencarian Panjang Tanpa Hasil
Berbulan-bulan tetap dilakukan, namun belum ada titik terang. Keluarga berkoordinasi dengan polisi, TNI, bahkan paranormal dalam ikhtiar menemukan Alvaro.
Keluarga sempat mengejar informasi hingga Bogor, Tanjung Priok, dan beberapa wilayah lain. Namun semuanya berujung nihil.
Selama sembilan bulan, tak ada satu pun petunjuk valid yang mengarah pada keberadaan Alvaro. Keluarga terus berharap, namun waktu perlahan mengikis harapan.
Kasus Mencuat Kembali setelah Kasus Bilqis Viral
Pada awal November 2025, kasus penculikan anak bernama Bilqis membuat perhatian publik kembali tertuju pada isu keselamatan anak. Nama Alvaro kembali ramai diperbincangkan setelah sembilan bulan tenggelam.
Tidak lama setelah momentum itu, kabar mengejutkan datang. Polisi menemukan jasad anak yang diyakini Alvaro dalam kondisi tinggal kerangka.
Identitasnya kemudian dipastikan melalui tes DNA, dan hasilnya 100% cocok dengan keluarga.
Baca Juga: Kisah Cinta Terlarang Berujung Petaka, Tewasnya Dosen Untag Semarang di Kos-kosan Hotel
Penangkapan Ayah Tiri Sebagai Tersangka
Setelah penemuan kerangka, polisi bergerak cepat dan menetapkan satu tersangka, yakni ayah tiri Alvaro, yaituAlex. Dia kemudian ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Hingga kini, polisi belum mengungkap secara lengkap motif pembunuhan maupun kronologi detail bagaimana Alvaro dibunuh.
Drama kasus Alvaro semakin memanas setelah keluarga menerima kabar bahwa Alex tewas bunuh diri di dalam tahanan Polres Metro Jakarta Selatan. Kabar ini datang hanya beberapa hari setelah dia ditangkap.