Link Video Asusila Oknum Kepala Desa di Balangan Viral di Twitter (X), Instagram, dan TikTok, Fakta-Fakta yang Perlu Anda Ketahui

photo author
Abi Zahy, TitikTemu.co
- Minggu, 15 Maret 2026 | 08:30 WIB
Video viral oknum Kades Balangan yang menghebohkan publik saat Ramadhan kini menjadi sorotan hukum. Simak fakta-fakta terbaru kasus ini!
Video viral oknum Kades Balangan yang menghebohkan publik saat Ramadhan kini menjadi sorotan hukum. Simak fakta-fakta terbaru kasus ini!

TITIKTEMU.CO - Kasus video viral oknum Kepala Desa di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial seperti Twitter (X), Instagram, dan TikTok.

Video tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat karena dianggap melanggar norma kesusilaan, terlebih terjadi saat bulan suci Ramadhan.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat aksi tidak pantas antara seorang pria yang diidentifikasi sebagai Kepala Desa dan seorang wanita.

Potongan video tersebut berasal dari siaran langsung di TikTok dan kini menjadi bahan investigasi serius oleh pihak berwenang.

Fakta-Fakta Penting yang Terungkap

Isi Video Mengandung Konten Asusila

Rekaman berdurasi sekitar tujuh menit itu menampilkan adegan yang dianggap melanggar norma kesopanan.

Publik geram karena kejadian ini berlangsung saat bulan Ramadhan, waktu yang seharusnya dihormati dengan perilaku baik.

Kejadian ini memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan masyarakat.

Identitas Pelaku Terungkap

Pria dalam video tersebut telah diidentifikasi sebagai seorang oknum Kepala Desa di Kabupaten Balangan.

Sementara itu, wanita yang terlibat diduga adalah pemilik akun TikTok bernama "Dea Adellia".

Pihak kepolisian saat ini sedang menyelidiki keberadaan pemilik akun tersebut untuk mendalami kasus ini lebih lanjut.

Langkah Hukum dan Klarifikasi Pelaku

Pemanggilan oleh Pihak Kepolisian

Setelah video viral tersebut mencuat, oknum Kades langsung dipanggil oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

Dalam pemeriksaannya, ia mengakui bahwa dirinya adalah sosok dalam video tersebut dan menyatakan penyesalan atas tindakannya.

Permintaan Maaf kepada Publik

Pelaku telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas kegaduhan yang ditimbulkan.

Ia mengakui bahwa tindakan tersebut adalah bentuk kekhilafan yang tidak seharusnya terjadi, terutama mengingat posisinya sebagai seorang pemimpin desa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abi Zahy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X