Tapi mereka buat dia seperti itu,” kata Marice penuh emosi.
Suara seorang ibu yang terluka menggema di ruang sidang, mengingatkan bahwa di balik setiap seragam prajurit, ada manusia dan keluarga yang menanggung luka.
Baca Juga: Direktur Mecimapro Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan Dana Konser TWICE, Berkas Sudah di Kejaksaan
Malam Kekerasan di Barak Yonif TP/834/WM
Dalam sidang, Richard membeberkan kronologi malam tragis itu.
Sekitar pukul 01.30 WITA, Pratu Emeliano De Araujo menendang kepala Prada Lucky hingga korban jatuh tersungkur.
Tak berhenti di situ, Pratu Petrus Nong Brian Semi memukul dada korban berkali-kali hingga Lucky mengerang kesakitan.
Yang paling memilukan, keduanya dipaksa melakukan tindakan tak senonoh di bawah tekanan senior. “Saya tidak akan pernah lupa malam itu,” tutur Richard dengan mata berkaca-kaca.
Harapan untuk Keadilan dan Perubahan
Kasus Prada Lucky membuka lagi luka lama soal budaya kekerasan di lingkungan militer.
Banyak pihak mendesak agar sistem pembinaan di barak lebih manusiawi dan menolak segala bentuk penyiksaan atas nama disiplin.
Pengadilan Militer memastikan persidangan akan dilanjutkan pekan depan dengan menghadirkan saksi tambahan.
Menyembuhkan Luka, Membangun Rasa Aman
Kini, Prada Richard hanya ingin bisa kembali hidup tenang tanpa rasa takut.
Ia berharap keadilan benar-benar ditegakkan agar tidak ada lagi prajurit muda yang menjadi korban kekerasan di tempat yang seharusnya menjadi rumah pengabdian.
Artikel Terkait
2 Juta Data Bansos Dicoret: Efisiensi Bantuan atau Alarm Salah Sasaran?
Stoic di Era Overthinking: Seni Tenang di Tengah Kekacauan Digital
Abadi Nan Jaya Tembus 10 Top Netflix Global, Ditonton 11 Juta Kali, Apa Menariknya Film Ini?
Pertemuan Trump dan Xi Jinping di Busan: Awal Baru Redakan Ketegangan Perang Dagang AS–China
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Sidak SPBU Pertamina di Malang: Pastikan Kualitas BBM Sesuai Standar
BGN Tetapkan Batas Layanan Harian Program Makan Bergizi Gratis: Maksimal 2.500 Porsi per SPPG
Direktur Mecimapro Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan Dana Konser TWICE, Berkas Sudah di Kejaksaan
Healing, Journaling, dan Kopi Senja: Ritual Tenang Anak Muda di Tengah Hidup yang Bising
Antara Realita dan Stoisisme: Bisakah Tenang Benar-Benar Dibeli dengan Self-Care?
Polisi Diduga Lakukan Catcalling di Melawai, Polda Metro Jaya Beri Sanksi Disiplin dan Lakukan Pemeriksaan Internal