historia

Misteri Tewasnya Jenderal Mallaby di Jembatan Merah, Siapa Penembaknya?

Minggu, 9 November 2025 | 13:25 WIB
Misteri Tewasnya Jenderal Mallaby di Jembatan Merah, Siapa Penembaknya? (Dok Perpustakaan Nasional RI)

TITIKTEMU.CO - Peristiwa besar yang melatarbelakangi lahirnya Hari Pahlawan 10 November bermula dari insiden tragis pada malam 30 Oktober 1945 di Surabaya.

Malam itu, Komandan Brigade Infanteri India ke-49, Brigadir Jenderal Aubertin Walter Sothern Mallaby, tewas. Kematiannya masih menyimpan misteri hingga kini.

Kematian Mallaby inilah memicu kemarahan besar dari pasukan Sekutu. Inggris menuding rakyat Surabaya sebagai pelaku dan menuntut pertanggungjawaban.

Berselang sembilan hari kemudian, tepatnya 10 November 1945, Surabaya menjadi lautan api. Ribuan pejuang gugur mempertahankan kemerdekaan, menjadikan hari itu simbol perjuangan heroik bangsa Indonesia.

Baca Juga: Sejarah Hari Pahlawan: Kisah Perobekan Bendera Belanda, dan Pertempuran Heroik di Surabaya 10 November 1945

Siapa Jenderal Mallaby?

Jenderal Mallaby lahir di Inggris pada 12 September 1899. Dia putra dari pasangan William Calthorpe dan Katharine Mary Francis Mallaby.

Sejak muda, Mallaby menempuh pendidikan militer di Wellington Cadet College di India, lalu bergabung dalam dinas ketentaraan Inggris pada 1918 dengan pangkat Letnan Dua.

Karier militernya tergolong panjang dan penuh pengalaman. Dia pernah bertugas di Resimen Punjab ke-67 dan mendapat kenaikan pangkat menjadi Letnan Satu pada 1919.

Baca Juga: 50 Twibbon Hari Pahlawan 2025, Gratis Tinggal Download dan Unggah  

Mallaby sebenarnya lebih dikenal sebagai perwira yang kerap bertugas di bidang tugas administratif ketimbang terjun langsung di medan tempur.

Saat Perang Dunia II, kariernya melesat. Pada 1941, dia menyandang pangkat Letnan Kolonel, dan sempat menjabat sebagai Deputy Director of Military Operations (Deputi Direktur Operasi Militer).

Dalam konteks Indonesia, Mallaby memimpin Brigade Infanteri India ke-49 yang menjadi bagian dari pasukan Sekutu.

Tugas utamanya melucuti senjata tentara Jepang yang kalah perang, membebaskan tawanan Eropa, dan membantu memulihkan kekuasaan Belanda melalui NICA (Netherlands Indies Civil Administration).

Halaman:

Tags

Terkini

Arti Mimpi Ular Kuning dan Putih Apa?

Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:35 WIB