TITIKTEMU.CO - Dokter Gia Pratama, seorang dokter yang kini menjadi sorotan publik, mengisahkan pengalaman mengejutkan terkait kasus seorang wanita yang melahirkan hingga mengalami kondisi yang disebut "rahim copot".
Kisah ini viral di media sosial setelah diceritakan dalam podcast Raditya Dika di kanal YouTube-nya, dengan tajuk Cerita dari Ruang IGD.
Kejadian ini memicu diskusi luas mengenai pentingnya persalinan yang aman serta bahaya praktik non-medis oleh paraji atau dukun beranak.
Latar Belakang Karier Dokter Gia Pratama
Dokter Gia Pratama dikenal sebagai sosok dokter yang berpengalaman dalam menangani kasus darurat medis.
Ia pernah bertugas sebagai Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Dokter Selamat Garut, Jawa Barat.
Selain itu, ia juga menjabat sebagai Manajer Humas di Rumah Sakit Prikasih dan RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan. Pengalaman ini membentuk keahliannya dalam menangani berbagai situasi medis, termasuk kejadian unik yang ia ceritakan dalam podcast tersebut.
Sebelum menjadi dokter dengan reputasi yang dikenal luas, Dokter Gia juga pernah menjalani masa praktik di berbagai fasilitas kesehatan, seperti RSUD Garut dan RSUD Serang.
Dengan latar belakang ini, ia sering kali membagikan pengalaman dan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui berbagai platform, termasuk media sosial.
Kronologi Kejadian Viral "Rahim Copot"
Kisah yang diceritakan oleh Dokter Gia bermula saat ia bertugas di IGD pada dini hari. Sebuah keluarga datang membawa kantong plastik hitam berisi organ yang diduga rahim manusia.
Setelah ditelusuri, diketahui bahwa pasien adalah seorang wanita yang baru saja melahirkan dengan bantuan seorang dukun beranak atau paraji.
Proses persalinan tersebut tidak dilakukan sesuai standar medis. Dukun tersebut menarik tali pusat secara paksa untuk mengeluarkan plasenta, padahal seharusnya plasenta dibiarkan keluar secara alami.
Akibatnya, rahim pasien ikut tertarik keluar, menyebabkan kondisi darurat yang membuat keluarga panik dan membawa organ tersebut ke IGD.
Penjelasan Medis Terkait Istilah "Rahim Copot"
Setelah cerita ini viral, muncul klarifikasi dari dr Prita Kusumaningsih, SpOG, seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Ia menjelaskan bahwa istilah "rahim copot" sebenarnya tidak dikenal dalam dunia medis.
Namun, istilah ini mungkin digunakan masyarakat untuk menggambarkan kondisi tertentu secara sederhana.
Ada dua kemungkinan kondisi medis yang terjadi:
Artikel Terkait
Rumah Ahmad Sahroni Dibongkar Usai Penjarahan: Kondisi Terkini, Kesaksian Pekerja, dan Pengakuan Sahroni Saat Bersembunyi di Plafon
Air Laut Setinggi Tanggul: Warga Cemas Jakarta Bisa Tenggelam Bila Pantai Mutiara Jebol
Isi Surat yang Menggetarkan Hati: Jejak Pesan Mahasiswi Unpak Sebelum Terjatuh dari Lantai Tiga Kampusnya
Begini Kronologi Kisruh Dua Raja di Keraton Surakarta dari Awal hingga Kini
Roy Suryo Tak Ditahan Usai Diperiksa 9 Jam dalam Kasus Ijazah Jokowi, Senyum Lepas Sambut Simpatisan
Cristiano Ronaldo Putuskan Pensiun Setelah Piala Dunia 2026, Akhiri Karier Emasnya di Sepak Bola Dunia?
Suksesi Keraton Solo dari Masa ke Masa: Konflik Tak Berujung dalam Dinasti Mataram Surakarta
Muhammad Syabil Aydin Anak Siapa? Diduga Langgar Etika Kadet UNHAN, Kasus Pelecehan Seksual Viral di Media Sosial
Nominasi FIFA Puskas Award 2025: Rizky Ridho Apakah Masuk? Cek Jadwal, Cara Vote, dan Link Voting Resmi
Aturan Ganjil Genap dan One Way di Puncak Bogor, Simak Jadwal Terbaru 14–16 November 2025