TITIKTEMU.CO-Sebuah lembaran kertas putih ditemukan di lokasi kejadian dan menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan kasus jatuhnya Ira Siti Nurazizah, mahasiswi semester tiga Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan, Bogor.
Surat yang ditulis dengan tinta hitam berbahasa Sunda itu diduga ditinggalkan Ira sebelum ia terjatuh dari lantai tiga gedung kampus.
Rangkaian kalimat di dalamnya memuat luapan penyesalan serta beban emosional yang ia rasakan.
Baca Juga: Update Longsor Cibeunying: 155 Personel Polri, K9, dan Tim SAR Berjuang Cari Puluhan Korban Hilang
Isi Surat yang Penuh Luka dan Permintaan Maaf
Dalam surat tersebut, Ira mencurahkan perasaannya kepada orangtuanya. Kata “maaf” menjadi pembuka sekaligus penanda gejolak batin yang ia alami.
Secara garis besar, ia menuliskan bahwa dirinya merasa gagal sebagai seorang anak dan tidak kuat lagi menanggung tekanan mental yang ia rasakan.
Ia menulis dengan kalimat sederhana namun sarat beban emosional seperti:
“Ira cape, Ira nyerah… hate Ira tos teu kuat… Ira gagal jadi anak ibu sareng ayah.”
— ungkapan yang menunjukkan betapa berat tekanan yang ia rasakan.
Polisi Temukan Indikasi Awal Motif
Pihak kepolisian menyebutkan bahwa temuan surat tersebut mengarah pada dugaan sementara bahwa Ira berniat mengakhiri hidupnya.
Menurut keterangan kepolisian, penyidik masih terus menggali informasi dari berbagai pihak untuk memastikan motif lengkapnya, terutama karena kondisi Ira belum memungkinkan untuk diperiksa langsung.
Baca Juga: 20 Kota Paling Bahagia di Dunia 2025: Plot Twist-nya, Jakarta Ikut Masuk!
Kondisi Korban Masih Kritis dan Dirawat Intensif
Artikel Terkait
15 Prompt Gemini AI untuk Edit Foto Golden Hour yang Natural dan Realistis
Suksesi Keraton Surakarta Memanas! Gusti Mangkubumi Ditetapkan sebagai Paku Buwono XIV, Tidak Akui Deklarasi Gusti Purbaya
100 Kuota Magang KemenPPPA 2025: Lompatan Karier Emas untuk Fresh Graduate
20 Kota Paling Bahagia di Dunia 2025: Plot Twist-nya, Jakarta Ikut Masuk!
Raja Kembar Keraton Surakarta, Dua Kubu Sama-sama Klaim Gelar Paku Buwono XIV
Kisruh Takhta PB XIII: Hangabehi Mendadak Dinobatkan, Tedjowulan Kaget, Purboyo Kecewa?
Pemerintah Siapkan 500 Ribu Lulusan SMK ke Luar Negeri: Dana Raksasa, Peluang Besar, dan Target 2026
Update Longsor Cibeunying: 155 Personel Polri, K9, dan Tim SAR Berjuang Cari Puluhan Korban Hilang
Dua Pangeran, Satu Tahta: Gusti Purboyo dan Hangabehi Sama-Sama Dinobatkan Jadi Raja Solo
UMBY Perkuat Kemampuan Digital Balai Taman Nasional Gunung Palung Lewat Pelatihan Produksi Konten