UIN Sunan Kalijaga lakukan Asesmen Lapangan Akreditasi Internasional FIBAA dengan program studi terbanyak

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Jumat, 28 Oktober 2022 | 06:08 WIB
Penyerahan piagam rekor MURI kepada Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Dr Phil Al Makin. (pic. uin sunan kalijaga )
Penyerahan piagam rekor MURI kepada Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Dr Phil Al Makin. (pic. uin sunan kalijaga )

TITIKTEMU.CO YOGYAKARTA – Universitas Islam Negeri (UIN)  Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menorehkan prestasi dengan meraih rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Perguruan tinggi negeri di bawah nauangan Kementerian Agama itu mendapat penghargaan capaian rekor atas pelaksanaan Asesmen Lapangan Akreditasi Internasional FIBAA dengan program studi terbanyak yakni sebanyak 18 prodi dalam waktu serentak.

Baca Juga: Nadiem Anwar Makarim lantik Prof Dr S Martono Msi jadi rektor baru Universitas Negeri Semarang (UNNES)

Baca Juga: 221 mahasiswa Unika Soegijapranata Semarang peserta KKU dan KKS dilepas keberangkatannya

Sebelumnya rekor MURI juga telah didapat UIN Sunan Kalijaga karena menjadi Universitas Islam pertama di Indonesia yang melaksanakan assessment FIBAA

Penganugrahan Rekor MURI dilaksanakan di Gedung KH Saifuddin Zuhri dan dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, asessor FIBAA, Dekan, serta sivitas akademika UIN Sunan Kalijaga dan disiarkan secara daring melalui platform YouTube Kamis 27 Oktober 2022.

Baca Juga: Sumpah Pemuda Diperingati 28 Oktober, ternyata Awalnya adalah Sumpah Setia. Begini Sejarah dan Teks Aslinya

Penyerahan penghargaan rekor MURI diserahkan langsung oleh Executive Manager MURI Sri Widayanti kepada Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Dr Phil Al Makin dengan sertifikat dan medali sebagai simbol UIN Sunan Kalijaga sukses melaksanakan assessmen FIBAA dengan 18 prodi secara serentak.

Penghargaan ini merupakan penghargaan rekor MURI kedua yang diterima UIN Sunan Kalijaga, setelah sebelumnya Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga mendapat anugrah serupa sebagai perpustakaan berteknologi RFID (Radio Frequency Indentification) pertama di Indonesia pada Desember 2013.

UIN Sunan Kalijaga merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi Islam tertua di tanah air. Pada tanggal 14 Oktober 2004, terjadi transformasi perkembangan kelembagaan, yaitu transformasi Institut Agama ISlam Negeri (IAIN) Sunan Kalijaga menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga.

Baca Juga: 3 selebritis terseret kasus robot trading Net89. Atta Halilintar salah satunya. Ini klarifikasi mereka

Perubahan Institut menjadi universitas dilakukan untuk mencanangkan sebuah paradigma baru dalam melihat dan melakukan studi terhadap ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu umum, yaitu paradigma Integrasi interkoneksi. Paradigma ini mensyaratkan adanya upaya untuk mendialogkan secara terbuka dan intensif antara hadlarah an-nas, hadlarah al-ilm, dan hadlarah al-falsafah.

Dengan paradigma ini, UIN Sunan Kalijaga semakin menegaskan kepeduliannya terhadap perkembangan masyarakat muslim khususnya dan masyarakat umum pada umumnya.

Saat ini, ada 61 program studi yang terselenggara di UIN Sunan Kalijaga, terdiri dari program sarjana, magister, dan doktor, serta program internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: UIN Sunan Kalijaga

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X