• Selasa, 4 Oktober 2022

Kadisdikpora DIY: Sekolah Negeri Tak Boleh Paksakan Pemakaian Jilbab

- Minggu, 31 Juli 2022 | 08:50 WIB
Kadisdikpora DIY Didik Wardaya (kiri), bersama Sri Sultan Hamengku Buwono X  (pic/ig jogja_invest)
Kadisdikpora DIY Didik Wardaya (kiri), bersama Sri Sultan Hamengku Buwono X (pic/ig jogja_invest)

TITIKTEMU.CO JOGYAKARTA - Kejadian yang menimpa seorang siswi SMA Negeri 1 Banguntapan, Kabupaten Bantul yang diduga dipaksa gurunya untuk mengenakan jilbab ditanggapi Kadisdikpora DIY, Didik Wardaya.

Dirinya yang mengetahui kasus tersebut pun bertindak cepat dengan melakukan penelusuran. Didik Wardaya membentuk tim untuk meminta klarifikasi pihak sekolah, termasuk jual beli seragam.

"Kita masih telusuri dan dalami kasus ini, termasuk masalah siswa harus beli seragam atau tidak [di sekolah]," lanjutnya, seperti dilansir instagram jogjainfo.

Baca Juga: Kamu Sudah Nonton? Dua Pekan Sejak Tayang Perdana, Film Horor Ivanna Tembus 2 Juta Lebih Penonton

Didik menambahkan, sesuai aturan pemerintah, sekolah negeri harus mencerminkan replika kebhinekaan Indonesia. Karenanya sekolah tidak boleh memaksakan pemakaian busana keagamaan pada siswanya.

"Memakai jilbab itu atas kesadaran, jadi kalau memang anak belum ada kemauan memakai jilbab ya tidak boleh dipaksakan karena itu sekolah pemerintah, bukan sekolah
berbasis agama," tandasnya.

 Kasus tersebut, juga mendapat tanggapan dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan DIY. Ketua ORI Perwakilan DIY, Budi Masturi mengungkapkan kejadian tersebut terbongkar saat tim dari ORI melakukan pengecekan ke sejumlah sekolah terkait aduan dari masyarakat.

Baca Juga: Bayern Munich Juara Piala Supercup Jerman, Sadio Mane Catatkan Rekening Gol Pertama

Dalam salah satu aduan disebutkan seorang siswi mengurung diri di kamar mandi sekolah hingga 1 jam lebih karena dipaksa mengenakan jilbab.

Halaman:

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: @jogjainfo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X