Kepala SDN Batursari 5 Demak Juara Berbagai Lomba Karya Tulis, Raih Hadiah Lebih dari Rp 100 Juta

photo author
Teguh Argari Bisono, TitikTemu.co
- Selasa, 10 Mei 2022 | 11:45 WIB
Wahyuningsih Rahayu  jadi pemakalah terbaik dalam suatu seminar dan gelar karya (pic/ist)
Wahyuningsih Rahayu jadi pemakalah terbaik dalam suatu seminar dan gelar karya (pic/ist)

TITIKTEMU.CO DEMAK - Kepala SDN Batursari 5 Demak Wahyuningsih Rahayu, S.Pd, M.Pd,  merupakan guru yang patut diteladani. Selain menjadi guru dan kepala sekolah penggerak, ia juga seorang penulis karya ilmiah yang produktif.

Sejumlah lomba karya tulispun di tingkat nasional ia juarai. Dan uang lebih dari Rp 100 juta telah didapatnya, sebagai hadiah dari berbagai lomba tersebut. Hadiah tersebut, oleh Bu Wahyu, demikian panggilan akrabnya, sempat dibelikan mobil.

“Namun saya tidak bisa menyetir sendiri, sehingga karena punya satu mobil lain, akhirnya mobil tersebut saya jual,” ungkapnya, ketika ditemui di kantornya, Selasa (10/5/22). Ia tak lupa dengan para guru di sekolahnya, sehingga sebagian dari hadiah itu dibelikannya untuk seragam sekolah para pahlawan tanpa tanda jasa itu.

Baca Juga: Lebaran Berlalu, Simak Berapa Volume Kendaraan dari H+2 Sampai H+5 di Tol Transjawa

“Sebagai seorang ibu, saya memang layak kalau memberikan oleh-oleh pada mereka,” jelasnya. Bu Wahyu juga tak lupa berbagi rezeki dengan orang-orang yang mendukungnya dalam membuat karya tulis itu.

Lalu apa yang ditulisnya? Ia bisa menulis dari apa yang sudah dikerjakannya selama menjadi guru saat memberi pelajaran pada murid-muridnya. Istilahnya best practice, begitu.

Best Practice (disebut juga praktik baik) adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan pengalaman terbaik tentang keberhasilan seseorang dalam melaksanakan tugas profesinya.

Baca Juga: Arus Mudik & Balik Lebaran di Jateng Lancar, Ganjar Pranowo: Alhamdulillah, Terima Kasih…

Guru, kepala sekolah, dan  pengawas sekolah tentu memiliki banyak pengalaman yang berhasil mengatasi berbagai permasalahan pendidikan dalam  menjalankan tugasnya.

Pengalaman tersebut perlu dituangkan dalam sebuah tulisan yang dapat menginspirasi untuk meningkatkan mutu pendidikan. Tulisan ini kemudian disusun menjadi sebuah laporan best practice dengan format yang telah ditentukan.

Dan ternyata Bu Wahyu mampu menulis laporan itu dengan baik. Terbukti  pada tahun 2019, ia berhasil meraih gelar Best Practise Kepala Sekolah Tingkat Nasional dan  Juara 1 Tingkat Nasional Best Practise Sekolah Berbudaya Sehat pada tahun 2021.

Baca Juga: Ustadz Abdul Somad: Penderita LGBT Bisa Disembuhkan dengan Rukyah. Follower IG Deddy Corbuzier Turun 8 Juta

Diungkapkannya masih sedikit guru yang mau menulis karya tulis. Namun kini salah seorang guru pria di SD yang dipimpinnya sudah mulai mencoba mengirimkan karya tulis untuk lomba di tingkat nasional.

Lalu, lomba karya tulis apa saja yang pernah dimenangkannya? Pada tahun 2014, ia menjadi Juara 1 Lomba Pemetaan Kompetensi Kepala Sekolah Melalui Karya Tulis Ilmiah Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kemudian menjadi Juara 2 Lomba Pemilihan Guru Berprestasi dalam Penulisan Penelitian Tindakan kelas Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Teguh Argari Bisono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X