Baca Juga: 7 Tempat Makan di Jogja dengan View Sawah, Aduhai Banget!
Disamping itu, perlu mulai dipikirkan beberapa aspek lainnya, berupa standardisasi kendaraan listrik pada sisi infrastruktur pendukung diantaranya Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dan maintenance.
“Hal ini menjadi penting untuk dibahas, bagaimana peluang yang dapat dimanfaatkan dengan adanya perkembangan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Dan UGM bisa berpartisipasi dalam riset pengembangan kendaraan listrik ini," ujar Bambang.
Sementara itu menurut Dr. Eng. Muh Arif Wibisono, S.T., M.T D, tim ahli dari Pustral UGM, soal regulasi serta bagaimana hasil riset pengembangan research and development terkait dengan pengembangan kendaraan listrik di lingkungan akademisi, dihadapkan pada peluang dan tantangan kendaraan listrik ke depan.
Baca Juga: 7 Fakta Tentang Thengkleng Solo yang Sempat Viral Gara-gara Keluhan Netizen
“Bagaimana pun, keberadaan kendaraan listrik di masa mendatang membuka peluang bisnis”, jelas Arif.
Peluang bisnis tersebut, ada pada beberapa hal yang menjadi potensi bisnis, mulai dari sebelum produksi, operasional, sampai dengan pascaproduksi, serta bagaimana mengenalkan Electronic Vehicle (EV) kepada masyarakat," terangnya.***
Artikel Terkait
Uji Coba Bus Listrik Karya Anak Bangsa di Kota Semarang
Membanggakan Motor Listrik Produksi Anak Bangsa Dieskpor ke Senegal!
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Amankah? UGM Menjawab Tantangan Ini
Efisiensi Sistem Pengaturan Tenaga Listrik Menggunakan Smart Grid
Ganjar Pamerkan Motor Listrik Buatan Jateng, Namanya Evo
Kick-off Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Yogyakarta, Sabtu, 18 Desember 2021
Libur Sekolah Semester Ganjil 2021 Dikembalikan ke Jadwal Semula, Ini Ketentuan Baru dari Kemendikbudristek