TITIKTEMU.CO, Yogyakarta – Pemda DIY menggelar konferensi pers terkait kesiapan musim libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Rabu sore (15/12) di Gedung Abimanyu Lantai tiga, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.
Konferensi pers menghadirkan narasumber Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad dan Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie.
Acara tersebut juga menjelaskan tentang rencana pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun, sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor H.K.01.07/Menkes/6688/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (covid-19) bagi Anak Usia 6 (enam) sampai dengan 11 (sebelas) tahun.
Baca Juga: Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi Ayat 1-10, Dilindungi dari Fitnah Dajjal Akhir Zaman
Hal ini juga didukung oleh Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 66 tahun 2021 tentang pencegahan covid-19 pada saat Natal 2021 dan menjelang Tahun Baru 2022.
“Dalam regulasi tersebut, pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun diperbolehkan, manakala wilayah atau daerah itu sudah mencapai 70 persen vaksin dosis pertama. Yang kedua, dimana dosis pertama untuk lansianya sudah mencapai 60%”, jelas Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie.
Menurut Pembajun, cakupan yang sudah dicapai pemda DIY adalah, vaksin dosis pertama sudah mencapai 97,53%, sedangkan dosis kedua 86,80%, sehingga kita bisa melakukan vaksinasi untuk usia 6-11 tahun, di semua kabupaten/kota,” terang Pembajun.
Baca Juga: Menkes Budi: Lima Kasus Probable Omicron, 2 WNI dan 3 WNA
Karena itu, kick off vaksinasi anak di Jogja usia 6-11 tahun akan dilakukan pada hari Sabtu (18/12) di Gedung Wana Bhakti Yasa, Among Rogo.
Target sasaran adalah sebanyak seribu anak.
Diharapkan, orang tua murid ikut hadir untuk mendampingi putra-putrinya pada kegiatan vaksinasi tersebut.
Baca Juga: Gamelan Disahkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO
Pembajun menambahkan, setelah kick off pada Hari Sabtu, kegiatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun, akan dilakukan di setiap Sekolah Dasar di Kabupaten/Kota, beriringan dengan program kegiatan rutin Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang telah berjalan sejak Oktober, November dan Desember.
Artikel Terkait
Begini Efek Samping Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Orangtua Nggak Perlu Cemas!
Varian Omicron Terdeteksi di Indonesia, Menkes: Jangan Panik, Tetap Prokes!
Varian Omicron Masuk Indonesia, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai
Menkes Budi: Lima Kasus Probable Omicron, 2 WNI dan 3 WNA
Cegah Omicron Masuk ke Jogja, Sri Sultan Siapkan Upaya Preventif