Program ini sudah diinisiasi sejak Juni 2021, di mana ayam dibudidayakan dengan konsep umbaran di lahan tertentu.
Dengan prinsip animal welfare atau kesejahteraan hewan, ayam tersebut dapat mengekspresikan dirinya dan tidak mudah stres.
“Beternak ayam bahagia lebih efektif dan efisien, karena modal awal pemeliharaan yang terjangkau dan telur yang dihasilkan lebih sehat, serta memiliki nilai jual yang tinggi,” jelas Dio.
Baca Juga: 7 Modal Utama Menjadi Voice Over Talent. Minat? Cuuss Yuuk!
Lapas Kelas IIB Sleman memiliki total kapasitas warga binaan sejumlah 225 orang laki-laki dewasa.
Lapas juga memberikan pelatihan kemandirian dan peningkatan keterampilan di lahan terbuka milik Lapas, yang dinamakan “Kampung Asimilasi”.
Beberapa program pelatihan yang diberikan antara lain bidang jasa, pertanian, manufaktur, dan peternakan.
Baca Juga: 7 Cara Mudah Membuat Jamu Tradisional di Rumah, Nggak Pakai Ribet
Dio menambahkan, pascapelatihan, warga binaan diharapkan sudah dapat beternak secara mandiri.
Saat ini, sedang ditelusuri kemungkinan kerja sama antara pihak Lapas dengan Plaza Agro Fakultas Peternakan UGM.
Nantinya, Plaza Agro Fakultas Peternakan UGM akan menajdi tempat untuk memasarkan telur yang dihasilkan dari ayam yang dipelihara warga binaan. ***
Artikel Terkait
Pelatihan Terpadu UKM Pangan Olahan Go Export, Kerja Bareng Badan POM dan Sekolah Ekspor
Mahasiswa UGM Ubah Sampah Plastik Jadi Speaker Bluetooth dan Power Bank
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Amankah? UGM Menjawab Tantangan Ini
Bersinergi Dengan Bank Jateng, Korem 074/Warastratama Launching Pelatihan UMKM Digital Untuk Babinsa
Begini Tips Hindari Pencurian Data Pribadi dari Pinjol Menurut Pakar UGM
UGM Mulai Terapkan Tanda Tangan Elektronik Ijazah S2 Pada Wisuda Program Pascasarjana