pendidikan

Waspada, Tanda Tantrum Anak Melebihi Batas Normal. Beresiko Alami Masalah Kesehatan Mental Serius

Rabu, 2 November 2022 | 19:14 WIB
Waspada, Tanda Tantrum Anak Melebihi Batas Normal. Ilustrasi (Tangkapan layar Youtube Dunia Parenting)

TITIKTEMU.CO - Anak tantrum dengan menangis kencang, membanting barang, bahkan hingga mengamuk, tentu orangtua menjadi khawatir dan panik. Terlebih jika hal ini dilakukan anak di depan umum.

Umumnya tantrum terjadi saat kesedihan dan kemarahan terjadi secara bersamaan. Meskipun hal ini normal terjadi pada anak, namun jika terjadi secara berlebihan ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada perkembangan si kecil.

Nah pada kali ini kita akan membahas tanda tantrum anak yang melebihi batas normal yang harus orangtua waspadai.

Baca Juga: Belasungkawa Tragedi Halloween Itaewon, Jin Bts Tunda Promo dan Penjualan Album The Austronaut 

  1. Mengamuk Terlalu Lama

Tanda pertama saat tantrum pada anak sudah di luar batas normal ialah saat ia mengamuk dengan durasi terlalu lama, yakni berlangsung 25 menit atau lebih, dan tanpa henti.

Begitu juga saat ia kembali tantrum setelahnya. Hal ini dikarenakan durasi tantrum pada anak yang normal, umumnya akan berlangsung selama 1 jam pertama namun yang berikutnya hanya berlangsung selama 30 detik.

 

  1. Melukai Dirinya Sendiri

Saat anak tantrum sampai melukai dirinya sendiri seperti membenturkan kepalanya atau menyakar dirinya sendiri itu juga sudah melewati batas normal.

Baca Juga: Cerita Bersambung: Surgamu Menyiksaku By. Sinar Cinta Part 2

Ini menjadikan anak beresiko memiliki masalah kesehatan mental tertentu. Jika orangtua mendapati si kecil mengalami tantrum yang demikian, segera konsultasikan pada psikolog anak.

  

  1. Menyakiti Orang Lain

Tantrum yang tidak normal pada anak juga bisa dilihat perilakunya saat ia mengamuk. Jika anak sudah sering melakukan kontak fisik yang menyakiti orang lain seperti mencubit, menendang, dan memukul, ini juga sudah di luar batas normal.

Bahkan saat anak sedang tantrum dan mengamuk dapat membuat orang di sekitarnya menjadi takut dan berusaha melindungi diri karena sulitnya meredakan amarah anak saat mengamuk.

 Baca Juga: Ini info terbaru biaya pengurusan SIM. Calon peserta ujian SIM dapat pilih sendiri dokter dan psikolognya

Halaman:

Tags

Terkini