TITIKTEMU.CO - Bulan Muharram adalah salah satu bulan yang dimuliakan selain Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Selain itu, Muharram juga disebut sebagai bulannya Allah.
Muharram merupakan bulan pertama dalam sistem penanggalan (kalender) Islam Hijriyah.
Sebagai salah satu bulan mulia, tentunya ada amaliyah sunnah yang bisa dilakukan oleh umat Islam, salah satunya adalah puasa Muharram yang termasuk di dalamnya Puasa Tasu’a dan Asyura.
Pada tahun 1444 H ini, pemerintah menetapkan 1 Muharam jatuh pada 30 Juli 2022.
Dalam bahasa Arab, "tasua" artinya sembilan. Puasa Tasua yaitu puasa yang dilakukan pada 9 Muharam dalam penanggalan hijriah.
Berdasar penetapan tersebut, maka puasa Tasua jatuh pada hari Ahad (7/8/2022), sedangkan puasa Asyura (10 Muharram) dilaksanakan pada Senin (8/8/2022).
Baca Juga: In Memoriam Brigadir J (1): 4 Bulan Setelah Rayakan Ultah si Pupu, Nyawa si Abang Terenggut si Jahat
Sebelum melaksanakan puasa Tasua dan Asyura, ketahui beberapa keutamaan sunnah Muharram ini.
Rasulullah SAW menganjurkan untuk memperbanyak puasa pada bulan Muharram, khususnya puasa ‘Asyura, dengan keutamaan bisa menghapuskan dosa setahun pada masa lalu. Hari ‘Asyura adalah hari kesepuluh pada bulan Muharram.
صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ
“Puasa hari ‘Asyura, sungguh aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun yang telah lalu” (HR. Muslim no. 1975).
Baca Juga: LIGA INGGRIS: Link Livestreaming Fulham Vs Liverpool, The Reds Panen Gol Melawan Tim Promosi?
Sementara dalil lainnya untuk melaksanakan Puasa Asyura adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.