TITIKTEMU.CO, YOGYAKARTA – Mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya menggalang dana mendukung kegiatan belajar mengajar Sekolah Gajahwong, Yogjakarta, Jumat (1012/2021).
Kegiatan ini digelar sebagai upaya mewujudkan kemandirian Sekolah Gajahwong untuk dapat mandiri dalam menyelenggarakan program pendidikan gratisnya.
Kegiatan bertajuk ‘Penggalangan Dana untuk Mensupport Bisnis Sekolah Gajahwong” itu digelar selama sebulan mulai 8 November-8 Desember.
Baca Juga: Fix! Tidak Ada Libur Sekolah Nataru, Aturannya Lagi Digodog
Dalam kurun waktu selama itu, mahasiswa menggalang dana dari sejumlah pegusaha di Surabaya, Solo, dan Yogyakarta.
Selanjutnya, dana yang terkumpul langsung diberikan kepada pengelola Sekolah Gajahwong.
Sejumlah perusahaan ikut membantu upaya penggalanagan dana ini, antara lain R Investment Partners, PT Bumi Djaya Makmur Abadi, dan CV IMS.
“Apa yang dilakukan para pendiri dan pengelola Sekolah Gajahwong ini sangat luar biasa. Di tengah keterbatasan, mereka membangun sekolah gratis bagi kaum marjinal,” kata Ketua pelaksana penggalangan dana, Radestya Firizky W.
Baca Juga: Cerdaskan Anak Bangsa, Satgas Pamtas TNI Jadi Guru Sekolah di Perbatasan RI-PNG
Sekolah Gajahwong terletak di tengah pemukiman penduduk di Ledok Timoho. Berdiri sejak 2009, lokasi sekolah ini di bantaran Sungai Gajahwong.
Bangunan sekolah sangat sederhana. Dindingnya separo tembok, separo anyaman bambu yang sudah terlihat usang. Warga di sekitar sekolah sebagian besar pemulung dan pengamen.
Ada empat kelas di sekolah ini dengan enam guru profesional, seorang admin, dan koordinator sekolah. Sekitar 50 muridnya adalah anak-anak warga sekitar.
Baca Juga: Yuk, belajar Tentang Kopi di Sekolah Kopi Gemawang di Temanggung