Cerdaskan Anak Bangsa, Satgas Pamtas TNI Jadi Guru Sekolah di Perbatasan RI-PNG

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Minggu, 12 Desember 2021 | 15:39 WIB
Personil  Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC menjadi guru SD di Kampung Banda, Distrik Waris, Kab. Keerom, Papua. (pic. puspen tni)
Personil Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC menjadi guru SD di Kampung Banda, Distrik Waris, Kab. Keerom, Papua. (pic. puspen tni)

TITIKTEMU.CO KEEROM -  Personel Pos Waris Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC menjadi tenaga pengajar Sekolah Dasar Kanandega di Kampung Banda, Distrik Waris, Kab. Keerom, Papua.

Menjadi  tenaga pengajar di wilayah perbatasan Papua, merupakan program Satgas Yonif 126/KC mengingat jumlah tenaga pendidik di perbatasan masih minim. Program ini dilaksanakan dalam rangka turut mendukung program pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya kepada generasi penerus di perbatasan Papua melalui jalur pendidikan formal (sekolah).

Hal tersebut  disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti Letkol Inf Dwi Widodo, S.H.,M.Han dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua.

Baca Juga: Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai 24 Desember, Ini Syaratnya

Baca Juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Pra Nikah Bagi Pasangan Calon Pengantin: Apa itu Suntik TT?

 Dansatgas menjelaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara Indonesia, tanpa kecuali. Anak-anak di seluruh wilayah NKRI harus mengenyam pendidikan, tidak terkecuali anak-anak di wilayah perbatasan. Menjadi tanggung jawab moral Satgas Pamtas Yonif 126/KC khususnya Pos Waris untuk turut mendidik anak-anak di daerah binaannya.

“Program tenaga pendidik Satgas Yonif 126/KC di titik beratkan pada PPK (penguatan pendidikan karakter). Fokus pengajaran tersebut diharapkan dapat membina karakter anak-anak di perbatasan Papua yang sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Baca Juga: Program Bebasan & Aplikasi Elektronic Legal Information Center Presisi (E-LIC) Dilaunching Polres Grobogan

“Materi yang diberikan mengerucut kepada tiga tujuan besar diantaranya pertama untuk menumbuhkan jati diri sebagai bagian dari NKRI, kedua untuk membentuk masyarakat perbatasan Papua yang bermartabat dan memiliki rasa cinta terhadap tanah air Indonesia, ketiga untuk membentuk masyarakat perbatasan Papua yang berakhlak mulia,” kata Dansatgas.

Di tempat terpisah, Wadan Pos Waris Serda Hayadi Putra menyampaikan bahwa Pos Waris akan selalu siap setiap saat untuk menjadi tenaga pendidik baik diminta ataupun tidak.

“Kami Satgas Pamtas Yonif 126/KC sudah dibekali keterampilan sebagai tenaga pendidik yaitu sebagai pengajar sewaktu di homebase oleh dinas pendidikan Kabupaten Batu Bara dan sudah mendapatkan sertifikasi mengajar dari Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara,” ungkapnya.

Baca Juga: Liburan ke Jogja, Event Wisata 2022 Ini Nggak Boleh Dilewatkan

“Kami juga berusaha memberikan manfaat kepada masyarakat binaan kami, salah satunya dengan mengajar sebagai guru atau tenaga pendidik dan kami juga membagikan buku pelajaran kepada siswa siswi Sekolah Dasar Kanandega,” pungkas Hayadi.

Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Kanandega Ibu Yanti menyambut positif dan mengucapkan terima kasih kepada anggota Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti yang dengan suka rela beri sumbangsih ilmu pengetahuan kepada anak didik kami. “Diharapkan kedepan menjadi anak atau generasi yang berkarakter dikemudian hari, semoga kegiatan seperti ini tetap berlanjut agar anak didik kami semakin semangat belajar,” ucapnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Puspen TNI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X