TITIKTEMU.CO, Yogyakarta - Empat mahasiswa UGM memberikan pendampingan tentang budidaya ayam bahagia kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kabupaten Sleman.
Pendampingan dan pelatihan di bidang peternakan ini untuk meningkatkan keterampilan warga binaan Lapas. Selain juga untuk menambah aktivitas warga binaan selama menyelesaikan masa hukuman.
Keempat mahasiswa tersebut terdiri dari dua mahasiswa dari Fakultas Peternakan yaitu Dio Fico Felsidan Diatmono dan Briantoro Imam Sudrajat, serta dua mahasiswa lainnya dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, yakni Anisya Ratna Komalasari dan Shita Al-Addawiyah Lampart.
Mereka dibimbing oleh Dr. Ir. Chusnul Hanim, Msi., IPM.
Baca Juga: Presiden Puji Kontribusi Muhammadiyah dalam Penanganan Pandemi
Salah satu mahasiswa, Dio Fico Felsidan Diatmono mengatakan, materi yang diberikan adalah pelatihan beternak ayam bahagia.
Ayam bahagia adalah ayam petelur dengan Strain Lohman Brown.
Pemeliharaan ayam bahagia cocok dilakukan di Lapas Kelas IIB Sleman, karena dapat memanfaatkan kembali kandang yang terbengkalai di Kampung Asimilasi, dengan sedikit perbaikan dan modifikasi.
Ayam bahagia dipilih karena memiliki ketahanan dan kemampuan adaptasi yang baik.
Ayam jenis ini, mulai dipelihara pada saat pullet yaitu pada usia 18 minggu.
Ayam akan mulai bertelur pada umur 20 minggu.
”Perawatan ayam juga mudah, yaitu cukup dengan memberikan pakan yang telah diformulasikan dengan nutrisi yang baik, sebanyak 2 kali sehari dan menjaga kebersihan kandang,” ujar Dio.
Baca Juga: Juara Dunia World Superbike 2021 akan Ditentukan di Sirkuit Mandalika Sebagai Seri Penutup