pendidikan

Keistimewaan bulan Syaban dan Peristiwa Agung yang menyertainya. Salah Satunya Amal Ibadah Diangkat Allah SWT

Sabtu, 4 Maret 2023 | 15:33 WIB
Keistimewaan bulan Syaban, Salah Satunya Amal Ibadah Diangkat Allah SWT. Ilustrasi (Freepik)

Dalam sebuah hadits dari Dari Anas bin Malik ra, Rasulullah menyebut bulan Syaban ini adalah bulan miliknya:
رجَب شَهْرُ اللَّهِ وشَعْبَان شَهْرِي وَرَمَضَان شَهْرُ أُمَّتي

Artinya: “Rajab adalah bulan Allah, dan Syaban adalah bulanku, Ramadhan adalah bulan umatku.”

Turunnya ayat ini di bulan Syaban menjadi tanda bahwa Rasulullah menjadikan bulan ini istimewa baginya.

4. Bulan dipindahkannya arah kiblat dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram.
Kiblat adalah arah yang dituju kaum muslimin ketika melaksanakan ibadah shalat. Saat ini umat Islam menjadikan Ka’bah sebagai kiblat.

Seperti yang telah diketahui bahwa sebelum Ka’bah menjadi kiblat shalat seperti pada saat ini, Masjidil Aqsa adalah kiblat pertama bagi kaum muslimin.
Perpindahan arah kiblat dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram terjadi di pertengahan Syaban pada tahun kedua Hijriyah.

5. Keistimewaan bulan Syaban lainnya adalah adanya peristiwa malam Nisfu Syaban yang terjadi pada pertengahan bulan atau malam tanggal 15 bulan Syaban.

Malam Nisfu Syaban merupakan malam yang mulia setelah malam Lailatul Qadar. Sehingga umat muslim dianjurkan menghidupkan malam tersebut dengan amalan-amalan sunah. Salah satu keutamaan pada malam Nisfu Syaban yaitu Allah SWT menurunkan pengampunan bagi hamba-Nya.

Menurut para ulama menyatakan bahwa Nisfu Syaban juga dinamakan sebagai malam pengampunan, karena pada malam itu Allah SWT. menurunkan pengampunan dan mengabulkan permohonan kepada hambanya yang sholeh.
Umat muslim meyakini bahwa pada malam itu malaikat pencatat amal manusia dan mengganti buku catatan amal yang digunakan dengan yang baru.***

 

 

 

 

Halaman:

Tags

Terkini