pendidikan

UGM Kembali Jawara: Tim GAMAFORCE Raih Juara Umum KRTI 2025 untuk Ke-8 Kalinya!

Jumat, 31 Oktober 2025 | 10:30 WIB
Tim GAMAFORCE dari Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara Umum pada ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025 (ugm.ac.id)

TITIKTEMU.CO-Tim GAMAFORCE dari Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara Umum pada ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025 yang berlangsung di Lanud Sutan Sjahrir, Padang, pada 16–20 Oktober 2025. Ini menjadi kali ke-8 UGM menjuarai kompetisi robot terbang nasional tersebut.

Tiga Kategori Utama, Tiga Gelar Juara

Dalam kompetisi yang menghadirkan inovasi teknologi kedirgantaraan dari perguruan tinggi seluruh Indonesia ini, GAMAFORCE sukses menyapu bersih tiga kategori utama:

  • Juara 1 Fixed Wing lewat tim Fiachra Aeromapper.
  • Juara 1 Vertical Take Off & Landing (VTOL) via tim Gadjah Mada Fighting Copter.
  • Juara 1 Long Endurance and Low Altitude (LELA) oleh tim Virachakra.

Baca Juga: Beasiswa Stipendium Hungaricum 2026: Peluang Kuliah Gratis di Hungaria Tanpa Batas Usia dan IPK

Dari Riset Hingga Lapangan: Kerja Keras Tak Pernah Bohong

Ketua Umum GAMAFORCE UGM 2025, Adam Ampu Tua Siahaan, menceritakan bahwa mereka mulai riset dan uji coba sejak awal tahun 2025, menjalani latihan intensif dan menghadapi banyak hambatan.

“Riset dan latihan non-stop, semua subtim bekerja keras untuk kompetisi ini,” ujarnya.

Tak hanya teknis, tim non-teknis juga punya peran besar: mengurus sponsor, timeline riset, dan mitigasi risiko saat sumber dana tak pasti.

Baca Juga: Dari Tugas Akhir ke Panggung Dunia: Kisah Inspiratif Ibnu Hafiz, Alumnus ITB yang Juara 1 Lomba Paper Energi Asia Pasifik 2025

Tantangan di Udara dan Strategi Menang

UAV bukan hanya soal teknologi—cuaca buruk, gangguan sinyal, atau kerusakan mendadak komponen bisa jadi musuh utama.

Adam mengatakan timnya punya satu strategi penting: latihan sebanyak mungkin agar menghadapi hal tak terduga bukan lagi kejutan.

Mereka memilih fokus pada performa internal ketimbang membandingkan diri dengan pesaing, dan hasilnya berbicara.

Tim Besar dan Kolaborasi Multidisiplin

Halaman:

Tags

Terkini