TITIKTEMU.CO - Bagi kamu yang bermimpi kuliah di luar negeri tanpa pusing soal biaya, inilah kabar yang patut dirayakan! Pemerintah Hungaria melalui program Stipendium Hungaricum 2026 resmi membuka pendaftaran bagi pelajar Indonesia untuk jenjang S1, S2, dan S3.
Program ini tidak hanya menarik karena menawarkan beasiswa penuh, tapi juga karena tidak ada batasan usia atau IPK minimum.
Jadi, siapapun yang punya semangat belajar bisa ikut mencoba kesempatan emas ini.
Program Resmi yang Diakui Pemerintah
Menurut Sri Suning Kusumawardani, Direktur Sumber Daya Kemendikti Saintek, pendaftaran beasiswa ini dibuka hingga 15 Januari 2026.
Melalui surat resmi dari pihak penyelenggara Hungaria, Indonesia termasuk dalam daftar negara mitra yang berhak mengikuti program bergengsi ini.
Pendaftaran bisa dilakukan langsung di laman resmi apply.stipendiumhungaricum.hu, tanpa perlu surat rekomendasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Semua proses seleksi dilakukan transparan melalui sistem daring.
Baca Juga: Drama Korea Bertema Hukum Terbaru 2025: Ketika Keadilan, Misteri, dan Emosi Beradu di Ruang Sidang
Fasilitas yang Ditanggung: Dari Kuliah Hingga Hidup Sehari-hari
Peserta yang diterima akan mendapatkan sejumlah fasilitas menarik, antara lain:
- Bebas biaya kuliah penuh selama masa studi.
- Uang saku bulanan sekitar HUF 43.700 (Rp 2,1 juta) untuk jenjang sarjana hingga magister.
- Untuk program doktoral, tunjangan lebih besar yaitu HUF 140.000–180.000 (Rp 3,5–4,6 juta) per bulan.
- Asrama gratis atau tunjangan akomodasi sekitar HUF 40.000/bulan (Rp 1,9 juta).
- Asuransi kesehatan sesuai regulasi Hungaria dengan tambahan manfaat hingga HUF 65.000 (Rp 1,6 juta) per tahun.
Namun, penting dicatat bahwa bantuan ini tidak sepenuhnya menanggung seluruh biaya hidup, jadi peserta tetap disarankan menyiapkan dana pribadi tambahan.
Baca Juga: Fakta Unik Film Abadi Nan Jaya: Saat Zombie Bertemu Budaya Nusantara di Netflix
Syarat yang Ramah dan Fleksibel
Artikel Terkait
Nonton The Ugly di Bioskop, Film Korea yang Membongkar Kejamnya Standar Kecantikan
Whoosh, Utang, dan Bayangan KPK: Ketika Proyek Ambisi Jadi Ujian Transparansi
10 Barang Elektronik yang Bisa Digadaikan di Pegadaian Swasta
Jeritan dari Panggung Monas: Ketika Guru Madrasah Menuntut Keadilan yang Tak Kunjung Datang
Apa yang Sebenarnya Dimaksud Luhut Saat Sebut Whoosh Proyek Busuk?
695 Siswa Gunungkidul Keracunan Program Makan Bergizi Gratis: Ketika Niat Baik Tak Selalu Berujung Manis
Di Balik Laju Whoosh: Dugaan Permainan Licik, Utang Raksasa, dan Angka-angka yang Tak Masuk Akal
Coretax Rp1,3 Triliun: Drama Pajak Digital, Programmer ‘Lulusan SMA’, dan Tanda Tanya Besar di Balik Layar
Fakta Unik Film Abadi Nan Jaya: Saat Zombie Bertemu Budaya Nusantara di Netflix
Drama Korea Bertema Hukum Terbaru 2025: Ketika Keadilan, Misteri, dan Emosi Beradu di Ruang Sidang