- Pahala berlipat ganda untuk setiap amalan baik
- Doa lebih mudah dikabulkan, karena puasa termasuk ibadah istimewa
- Penghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, khusus pada puasa Arafah
- Melatih kesabaran, ketulusan, dan pengendalian diri
- Menyiapkan hati dan jiwa menyambut Hari Raya Idul Adha
Tata Cara Menjalankan Puasa Dzulhijjah
Pelaksanaan puasa sunnah Dzulhijjah serupa dengan puasa sunnah lainnya, yaitu:
Menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa sejak fajar hingga matahari terbenam
Menjaga lisan, perilaku, dan pikiran agar tetap bersih dari dosa
Melafalkan niat puasa pada malam hari atau sebelum tergelincirnya waktu fajar (jika belum makan atau batal)
Baca Juga: Suhu Saat Wukuf di Arafah Diprediksi Capai 50 Derajat Celcius!
Lafal Niat Puasa Dzulhijjah
Berikut bacaan niat puasa Dzulhijjah:
نَوَيْتُ صَوْمَ سُنَّةِ ذِي الحِجَّةِ لِلّٰهِ تَعَالٰى
Nawaitu shauma sunnati dzil hijjah lillahi ta’ala
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Dzulhijjah karena Allah Ta’ala."
Idealnya niat dibaca malam hari sebelum subuh. Namun, berdasarkan hadis dari Aisyah RA, niat juga sah dibaca di pagi hari selama belum makan atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Persiapkan Diri Menyambut Hari Raya dengan Ibadah Terbaik
Puasa Dzulhijjah bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang memperbaiki diri, memperbanyak amal, dan menyiapkan diri menyambut Idul Adha 2025 dengan hati yang bersih dan ikhlas.
Mari maksimalkan kesempatan ini untuk beribadah dan meraih ridha-Nya.***