pendidikan

Jam Kiamat 2025 Menunjukkan 89 Detik Lebih Dekat dengan Kehancuran, Beberapa Pertanda Ini Dianggap Masuk Akal

Kamis, 30 Januari 2025 | 18:52 WIB
Ilustrasi jam kiamat yang menunjukkan dunia lebih dekat dengan kehancuran (Freepik)


TITIKTEMU.CO - Para ilmuwan internasional yang tergabung dalam Bulletin of the Atomic Scientists kembali memberikan peringatan keras bahwa dunia sedang menghadapi ancaman besar.

Mereka telah menggeser posisi Jam Kiamat (Doomsday Clock) ke 89 detik sebelum tengah malam, lebih dekat satu detik dibandingkan dengan tahun lalu.

Ini menjadi simbol meningkatnya risiko bencana global yang bisa mengancam keberlangsungan hidup umat manusia.

Baca Juga: Mengapa Sering Turun Hujan Saat Imlek? Ini Filosofi dan Maknanya

Apa Itu Jam Kiamat?

Jam Kiamat adalah simbol yang menggambarkan seberapa besar risiko bencana global akibat ulah manusia.

Sejak tahun 1947, simbol ini dikelola oleh para ilmuwan dari Bulletin of the Atomic Scientists (BAS) di University of Chicago, Amerika Serikat.

BAS sendiri merupakan organisasi yang terdiri dari para ahli dan ilmuwan yang menilai perkembangan ilmu pengetahuan serta dampaknya terhadap kehidupan manusia.

Baca Juga: BRI UMKM EXPO(RT) dan Microfinance Outlook 2025 Resmi Dibuka, Bukti Nyata Komitmen BRI Berdayakan UMKM

Organisasi ini didirikan oleh sekelompok ilmuwan yang sebelumnya terlibat dalam Manhattan Project, sebuah proyek penelitian bom atom selama Perang Dunia II.

Pada awalnya, Jam Kiamat dibuat untuk mengukur ancaman nuklir.

Namun, seiring waktu, pengaturan jam ini terus berubah berdasarkan seberapa dekat umat manusia dengan potensi kehancuran total menurut para ilmuwan.

Meskipun Jam Kiamat bukan alat untuk mengukur ancaman nyata terhadap keberlangsungan bumi, keberadaannya bertujuan untuk memicu diskusi tentang isu-isu ilmiah yang kompleks, seperti perubahan iklim dan risiko teknologi.

Baca Juga: Sinopsis Film Catwoman, Kalau Hale Berry Berubah Menjadi Manusia Kucing Super Hero

Faktor Utama yang Meningkatkan Risiko Global

Halaman:

Tags

Terkini