TITIKTEMU.CO, - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka pendaftaran Program Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis (PPDS-Subspesialis) dan Kedokteran Keluarga Layanan Primer (KKLP) periode II 2023.
Pendaftaran peserta PPDS-Subspesialis dan KKLP periode II 2023 ini dibuka hingga 12 Juli 2023.
Tahun 2023 ini PPDS-Subspesialis dan KKLP memiliki kuota sebesar 2.170 penerima beasiswa, dimana pada periode I telah diberikan sejumlah 984 beasiswa dan sisanya 1.186 kuota beasiswa untuk calon penerima pada periode II.
Program beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah tenaga dokter spesialis di Indonesia yang saat ini dinilai masih kurang dibanding negara lain.
Baca Juga: Afdhal Mana Salat Id di Masjid atau di Lapangan? Hikmah Utamanya Berkumpul Menyatakan Rasa Syukur
Menurut Direktur Penyediaan Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Oos Fatimah Rosyati, Indonesia masih kekurangan dokter spesialis untuk melayani 277 juta penduduk. Ketersediaan saat ini sebanyak 46.200 dokter spesialis, secara total masih ada kekurangan 31.481.
Masih menurut Oos, ketersediaan dokter spesialis jika dibandingkan negara-negara lain seperti Inggris, Australia, dan Amerika itu masih jauh.
“Untuk spesialis jantung dan pembuluh darah kita masih 0,001, jauh dibandingkan dengan negara lain. Begitu juga untuk anestesi, bedah, penyakit dalam, anak, dan lain sebagainya," sambungnya.
Baca Juga: Cerita Mahasiswa Indonesia Tidak Bisa Kembali ke Tanah Air Akibat Peristiwa 1965
Kemenkes mengutamakan jenis spesialis terkait seperti penyakit kanker, jantung, stroke, dan ginjal. Juga dokter spesialis dasar yaitu anak, bedah, penyakit dalam, OBGIN, anestesi, patologi klinik, patologi anatomi dan radiologi.
Kemenkes RI membuka pendaftaran untuk 24 jenis spesialis dan 31 jenis subspesialis.
"Untuk kriterianya dibagi dua. Peserta baru, atau 0 tahun, baru masuk kuliah spesialis-subspesialis, atau bisa juga yang sedang mengikuti pendidikan maksimal semester tiga," kata Oos.
Lebih lanjut, ia menuturkan peserta bisa berasal dari dinas kesehatan provinsi, UPT Kemenkes RI, serta dokter pasca Penugasan Khusus Nusantara Sehat.
Baca Juga: Tata Cara Sholat Idul Adha Berikut Bacaan Niatnya dan Amalan Sunahnya
Artikel Terkait
Ada Beasiswa Kuliah Satu Semester di Kampus Luar Negeri dari Kemenag. Ini Syaratnya
Beasiswa MOSMA Berupa Satu Semester Di Luar Negeri , Dibuka Hari Ini
Terinfeksi COVID di masa Endemi ? Tenang, Biaya Pengobatan Tetap ditanggung BPJS Kesehatan
Pendaftaran Seleksi Program Gelar Beasiswa Indonesia Bangkit Diperpanjang Sampai 10 Juli 2023
Kemenkes Buka Pendaftaran Beasiswa Dokter Spesialis-Subspesialis dan Dokter Layanan Primer periode II 2023