Nawaitu shauma ‘Āsyūrā-a sunnatan lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
"Saya niat puasa sunnah Asyura karena Allah Ta'ala."
Keutamaan Puasa Asyura
Puasa Asyura memiliki keistimewaan yang sangat besar. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa yang dilakukan pada tanggal 10 Muharram dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa selama satu tahun yang telah berlalu.
Dari Abu Qatadah RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Sedangkan puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu." (HR Muslim)
Hadis tersebut menunjukkan betapa besar rahmat Allah SWT bagi hamba-Nya yang melaksanakan puasa sunnah Asyura dengan penuh keikhlasan dan mengharap ridha-Nya.
Baca Juga: BRI Klarifikasi Kasus Bu Mien di Wonosobo, Tegaskan Kredit Rp3 Miliar Berstatus Macet Sejak 2023
Anjuran Melaksanakan Puasa Tasu'a dan Asyura
Para ulama menganjurkan untuk melaksanakan puasa Tasu'a pada tanggal 9 Muharram dan puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram secara berurutan. Hal ini sekaligus menjadi pembeda antara umat Islam dengan tradisi puasa yang dilakukan kaum Yahudi pada hari Asyura.
Dengan keutamaan yang begitu besar, puasa Tasu'a dan Asyura menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat Islam pada bulan Muharram.
Semoga Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita untuk melaksanakan ibadah sunnah tersebut dan meraih keberkahan serta ampunan-Nya.***
Artikel Terkait
Hukum Menggabungkan Qadha Puasa Ramadhan dengan Puasa Tarwiyah dan Arafah, Apakah Tetap Dapat Pahala Sunnah?
BRI Klarifikasi Kasus Bu Mien di Wonosobo, Tegaskan Kredit Rp3 Miliar Berstatus Macet Sejak 2023
Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Terbaru 22 Juni: Meksiko dan USA Sempurna, Sejumlah Tim Terancam Tersingkir
Cara Menentukan Tim Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026, Ini Aturan Lengkap dan Skenario Terbarunya
Alireza Beiranvand Jadi Tembok Kokoh Iran, Gagalkan Belgia dan Raih Man of the Match di Piala Dunia 2026