Cara Menentukan Tim Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026, Ini Aturan Lengkap dan Skenario Terbarunya

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 22 Juni 2026 | 10:46 WIB
Aturan lengkap penentuan tim lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026 dan peluang tim peringkat ketiga terbaik.
Aturan lengkap penentuan tim lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026 dan peluang tim peringkat ketiga terbaik.

TITIKTEMU.COPiala Dunia 2026 menghadirkan format baru yang membuat persaingan semakin menarik sekaligus lebih kompleks untuk dipahami. Dengan jumlah peserta yang bertambah menjadi 48 tim, sistem penentuan peringkat yang diperbarui, serta peluang lolos bagi tim peringkat ketiga terbaik, banyak penggemar sepak bola masih mencoba memahami bagaimana sebuah negara bisa melaju ke fase gugur.

Pada edisi kali ini, FIFA membagi 48 peserta ke dalam 12 grup yang masing-masing berisi empat tim. Setelah seluruh pertandingan fase grup selesai, dua tim teratas dari setiap grup akan otomatis lolos ke babak 32 besar.

Artinya, sebanyak 24 tim langsung mengamankan tiket ke fase gugur. Sementara itu, delapan tiket tersisa diberikan kepada delapan tim peringkat ketiga terbaik dari seluruh grup.

Baca Juga: Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Terbaru 22 Juni: Meksiko dan USA Sempurna, Sejumlah Tim Terancam Tersingkir

Tim yang Sudah Mengamankan Tiket

Hingga saat ini, tiga negara telah memastikan tempat di babak gugur setelah meraih dua kemenangan beruntun pada fase grup.

Ketiga tim tersebut adalah Jerman, Meksiko, dan Amerika Serikat. Mereka berhasil mengumpulkan enam poin dan memimpin klasemen grup masing-masing.

Namun, persaingan menjadi lebih rumit ketika beberapa tim memiliki jumlah poin yang sama.

Aturan Baru Penentuan Peringkat Grup

Berbeda dengan turnamen sebelumnya yang mengutamakan selisih gol, Piala Dunia 2026 menerapkan sistem head to head atau hasil pertemuan langsung sebagai penentu utama ketika dua atau lebih tim memiliki poin yang sama.

Dengan aturan ini, tim yang memenangkan pertandingan melawan pesaing langsung akan berada di posisi yang lebih tinggi meskipun selisih golnya tidak lebih baik.

Banyak pihak menilai sistem ini lebih adil karena tidak terlalu dipengaruhi kemenangan besar atas tim yang lebih lemah.

Baca Juga: BRI Klarifikasi Kasus Bu Mien di Wonosobo, Tegaskan Kredit Rp3 Miliar Berstatus Macet Sejak 2023

Bagaimana Jika Lebih dari Dua Tim Memiliki Poin Sama?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X