LUAR BIASA, Meditasi Ibu Hamil Terbanyak Resmi Tercatat MURI. Kolaborasi YCCK dan IBI Bali Bersama Bunda Arsaningsih

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Minggu, 17 Mei 2026 | 10:56 WIB
TATA HATI – Meditasi Khusus Ibu Hamil tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang diikuti lebih dari 1.300 peserta.  (Dok. YCCK)
TATA HATI – Meditasi Khusus Ibu Hamil tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang diikuti lebih dari 1.300 peserta. (Dok. YCCK)

Bunda Arsaningsih meyakini bahwa kualitas karakter anak mulai dibentuk sejak dalam kandungan. Masa kehamilan selama sembilan bulan menjadi fase penting dalam membentuk rasa aman, kasih sayang, dan kualitas emosi anak di masa depan.

“Dari seorang ibu yang bahagia akan terlahir jiwa-jiwa yang bercahaya,” ujar Bunda Arsaningsih.

Baca Juga: Modal Cuma Rp5 Juta, Tapi Bisa Jadi Awal Hidupmu Berubah — Ini Program Kemenaker yang Wajib Kamu Tahu

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental ibu hamil, meditasi mulai dipandang sebagai salah satu pendekatan yang membantu ibu menemukan ketenangan, mengurangi kecemasan, meningkatkan rasa percaya diri menjelang persalinan, serta membangun koneksi batin yang lebih dalam dengan bayi yang dikandung.

Pendekatan holistik dalam Tata Hati dikembangkan dari metode Senam dan Meditasi Yophytta Maternal karya Bunda Arsaningsih yang telah diteliti secara ilmiah oleh Prof. Dr. Budi Santoso, dr., SpOG(K).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti program secara rutin selama satu bulan:

• 75 persen responden mencapai tingkat kecemasan normal

• 91,67 persen responden memiliki kadar kortisol normal

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa metode Yophytta efektif membantu menurunkan kecemasan ibu menjelang persalinan.

Baca Juga: Kontroversi Film Pesta Babi: Mengapa Dilarang di Beberapa Tempat dan Cara Menontonnya Secara Resmi

Secara medis, hormon stres atau kortisol yang tinggi pada ibu hamil diketahui dapat memengaruhi perkembangan janin, termasuk perkembangan saraf dan daya tahan tubuh anak setelah lahir.

Karena itu, meditasi dipandang sebagai pendekatan pelengkap yang membantu menciptakan kondisi emosional dan spiritual yang lebih sehat bagi ibu dan bayi.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Pemerintah Provinsi Bali melalui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr. dr. I Nyoman Gede Anom, M.Kes.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, saya mengucapkan selamat atas tercatatnya rekor MURI untuk meditasi kesehatan mental ibu hamil ini. Kegiatan ini luar biasa dan kami akan selalu mendukung kegiatan seperti ini untuk membantu mencegah kematian dini pada ibu hamil,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua IBI Provinsi Bali, Dr. Ni Nyoman Budiani, SST, M.Biomed, yang menyebut kegiatan ini menjadi momentum positif dalam peringatan HUT IBI ke-75 karena berhasil melibatkan lebih dari 1.000 ibu hamil secara hybrid untuk bersama-sama mempersiapkan kehamilan dan persalinan melalui meditasi kesehatan mental.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X