“Kolaborasi Yayasan Cahaya Cinta Kasih bersama IBI dalam rangka HUT IBI ke-75 dan Hari Bidan Internasional merupakan sinergi antara sains medis dan pemulihan batin. Bidan menjaga raga, dan kita di sini bersama-sama menjaga jiwa,” kata Adek Dharana.
Menurutnya, pelaksanaan TATA HATI ke-9 ini menjadi sangat spesial karena secara khusus membahas kesehatan mental ibu hamil sebagai akar pembentukan kehidupan.
“Jika sebelumnya kita berbicara tentang kesehatan mental secara umum, hari ini kita berbicara tentang akar kehidupan. Ibu hamil tidak hanya mengandung raga, tetapi juga menenun energi dan emosi. Anak yang akan lahir adalah cermin dari kedalaman rasa ibunya,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, YCCK ingin turut mempersiapkan hadirnya Generasi Emas Indonesia 2045 melalui penguatan mental dan spiritual sejak dalam kandungan.
Baca Juga: Gangguan BYOND BSI Hari Ini 16 Mei 2026: Penyebab, Solusi, dan Kapan Layanan Kembali Normal?
“Melalui metode SOUL Reflection yang dipandu Bunda Arsaningsih, kita belajar membersihkan endapan negatif dan memperkuat afirmasi positif. Ini adalah gerakan kolektif untuk masa depan,” ujarnya.
Sementara itu Senior Manager MURI, Triyono, hadir langsung untuk melakukan verifikasi kegiatan yang berlangsung secara hybrid tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi gerakan unik dan luar biasa dalam mendukung kesehatan mental ibu hamil di Indonesia.
Piagam penghargaan MURI diberikan kepada Yayasan Cahaya Cinta Kasih sebagai penyelenggara, SOUL (Spirit of Universal Life) sebagai pendukung acara, serta Bunda Arsaningsih sebagai narasumber sekaligus pemegang rekor.
Bunda Arsaningsih juga pernah menerima penghargaan MURI pada tahun 2015 sebagai pemrakarsa senam Yophytta Maternal-gabungan yoga, pilates, Tai Chi, dan afirmasi - dengan kategori peserta ibu hamil terbanyak sebanyak 25 ribu peserta.
Baca Juga: Jadwal Pendaftaran SPMB SMA 2026/2027 Jateng, Jabar, Jatim, dan DIY untuk Calon Siswa Baru
“MURI berharap kegiatan ini terus berlanjut dari tahun ke tahun dan membantu menjaga kesehatan mental ibu-ibu hamil di Indonesia agar terlahir anak-anak dengan jiwa yang bercahaya, baik secara jasmani maupun mental,” ujar Triyono.
Dalam sesi meditasi, Bunda Arsaningsih yang juga pencipta metode SOUL, didampingi oleh dr. Rastho Mahotama selaku Senior Trainer of SOUL. Pada kesempatan tersebut, Bunda Arsaningsih membahas pentingnya menjaga kesehatan mental ibu hamil karena kondisi emosional seorang ibu dinilai sangat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan.
Menurutnya, proses pertumbuhan manusia dimulai sejak berada di dalam kandungan dan seorang ibu menjadi sosok yang paling besar menopang proses tersebut, baik secara fisik maupun mental.
Perubahan hormonal selama kehamilan juga dinilai dapat memengaruhi kondisi emosional ibu, mulai dari rasa takut, cemas, sedih, hingga tekanan menjelang persalinan.
Dalam sesi meditasi tersebut, para peserta diajak untuk mengenali emosinya, melepaskan rasa takut dan kecemasan, membangun komunikasi batin dengan bayi dalam kandungan, serta menghadirkan afirmasi positif dan rasa cinta kepada janin.
Artikel Terkait
Hasil TKA SD 2026 Kapan Keluar? Intip Bocoran Tanggal Pengumuman dan Cara Cek Nilai Kemendikdasmen!
Kapan WBSA keluar FCA? Cek syarat keluar pemantauan khusus BEI 2026 usai suspensi lonjakan harga signifikan
Gaji Panitera Muda Mahkamah Agung 2026 Berapa ? Tunjangan Kinerja Panitera Muda Mahkamah Agung
Jadwal Libur Nasional & Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus 2026: Strategi Maksimal Libur 4 Hari di Bulan Mei
Kesempatan Berkarier di KAI Properti 2026: Lowongan Penjaga Pintu Perlintasan Kereta Api untuk Lulusan SMA
HP 1 Jutaan Rasa Flagship! Ini Update Harga Tecno Spark 50 RAM 4, 6, 8 GB Mei 2026 Terbaru
Jadwal Verifikasi Penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran 2026 dan Validasi Data Penerima Terbaru
Bocoran Kisi-kisi Tes KDKMP 2026 untuk Bergabung di Koperasi Merah Putih
Bangsa yang Kuat Lahir Dari Ibu yang Tenang: Tata Hati Hadir Siapkan Generasi Emas 2045 Sejak dalam Kandungan