Sejarah Suku Osing Banyuwangi Jawa Timur, Rumah Adat dan Makanan Khasnya

photo author
Abi Zahy, TitikTemu.co
- Minggu, 19 April 2026 | 15:04 WIB
Asal Usul Suku Osing Banyuwangi Ini Sejarahnya
Asal Usul Suku Osing Banyuwangi Ini Sejarahnya

TITIKTEMU.CO - Suku Osing adalah suku asli Banyuwangi yang memiliki sejarah dan budaya yang kaya. Dengan akar sejarah yang kuat, suku ini merupakan keturunan penduduk Kerajaan Blambangan, kerajaan Hindu terakhir di Pulau Jawa.

Simak sejarah Suku Osing, rumah adat mereka yang unik, ciri khas budaya, serta makanan khas yang menggugah selera.

Sejarah Suku Osing: Warisan Budaya yang Tak Terlupakan

Suku Osing dikenal sebagai penjaga tradisi dan keyakinan yang telah ada sejak lama. Nama "Osing" sendiri berasal dari kata lokal yang berarti "tidak", mencerminkan sikap para leluhur mereka yang menolak pengaruh luar. Mereka berjuang untuk mempertahankan identitas budaya di tengah arus modernisasi. Sejarah ini menjadi fondasi bagi masyarakat Osing untuk terus melestarikan warisan budaya mereka.

Rumah Adat: Turenan yang Memikat

Rumah adat Suku Osing, yang dikenal dengan nama Turenan, memiliki struktur yang unik dan menarik. Rumah ini dibangun dengan bahan utama kayu jati atau bambu dan menggunakan sistem bongkar pasang. Ada beberapa tipe rumah, seperti Tikel Balung yang memiliki empat atap, Baresan dengan tiga atap, dan Croccokan yang memiliki dua atap. Filosofi penataan rumah ini mencerminkan pembagian ruang antara area publik dan privat.

Ciri Khas & Budaya Suku Osing

Suku Osing memiliki berbagai ciri khas yang membuat mereka berbeda dari suku lainnya. Bahasa Osing merupakan perpaduan antara bahasa Jawa kuno dan pengaruh bahasa Bali. Kesenian Gandrung menjadi salah satu ikon budaya mereka, yang merupakan tari tradisional sebagai ungkapan syukur setelah panen. Selain itu, tradisi Mepe Kasur di Desa Kemiren menunjukkan bagaimana masyarakat Osing menolak bala dengan cara unik. Masyarakat Osing juga dikenal ramah dan terbuka terhadap pendatang, meskipun tetap memegang teguh tradisi.

Makanan Khas Suku Osing: Cita Rasa yang Menggugah Selera

Kuliner Suku Osing sangat kaya akan rasa pedas, asam, dan gurih. Salah satu hidangan terkenal adalah Sego Tempong, nasi dengan sambal mentah yang sangat pedas, disajikan dengan sayuran rebus, tahu, tempe, dan ikan asin. Rujak Soto adalah perpaduan unik antara rujak cingur dan kuah soto babat hangat. Pecel Pitik juga menjadi favorit, yaitu ayam kampung bakar yang disuwir dan dicampur dengan parutan kelapa berbumbu kencur. Terakhir, Uyah Asem Pitik menyajikan potongan ayam dengan kuah bening yang segar dan asam.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abi Zahy

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X