Teknologi Siap, Infrastruktur Jadi PR Besar
Dari sisi teknologi, vendor seperti ZTE Indonesia memastikan tidak ada kendala berarti.
Selama ada pembeli, produk berbasis 1,4 GHz TDD siap diproduksi dan didukung.
Senada dengan itu, pihak Telkomsel juga menyebut peluang ini terbuka lebar.
Namun, keberhasilan internet murah tetap bergantung pada kesiapan ekosistem dan infrastruktur di lapangan.
Bisakah Internet 100 Mbps Murah Jadi Nyata?
Secara teori, kecepatan internet hingga 100 Mbps memang mungkin diwujudkan di Indonesia, karena tidak ada aturan pembatasan kecepatan.
Namun, semua kembali pada mekanisme pasar: siapa operator yang berani ambil risiko dengan biaya tinggi, dan apakah regulasi akan mendukung misi internet murah untuk masyarakat.
Bagi banyak orang, internet terjangkau bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, tapi urat nadi aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga hiburan.
Pertanyaannya kini: apakah lelang frekuensi 1,4 GHz benar-benar jadi jalan menuju internet murah, atau justru beban baru yang membuat harga tetap mahal?***
Artikel Terkait
Polemik Pajak DPR: Dibayar Negara, Masuk Kas Negara—Bebas Pajak atau Hanya Salah Paham?
Zulhas Ungkap Teguran Prabowo Soal Sampah, Apa Isinya?
Beasiswa Unggulan 2025: Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi dan Tahapan Lanjutannya
Prabowo Anugerahkan Bintang Kehormatan: Dari Zulhas, AHY, hingga Haji Isam Masuk Daftar Tokoh Berjasa
Daftar Harga Suzuki Carry Bekas Pick Up 30 Jutaan yang Ramah di Kantong, Mobil Terbaik untuk Usaha di Kampung
Update Harga Mobil L300 Bekas 30 Jutaan Terbaru Agustus 2025, Pilihan Terbaik untuk Bisnis Logistik di Kampung
Rekomendasi Mobil Pick Up Bekas Harga 30 Jutaan Terbaik 2025: Cek Harga Daihatsu Zebra Tahun 1994, 2000 dan 2005
5 Strategi Membangun Bisnis dengan Bantuan AI agar Lebih Efektif dan Berkelanjutan
Danantara Indonesia Kembangkan SDM Unggul Lewat Kolaborasi dengan Lembaga Pendidikan Dunia
80,5% Warga Jatim Puas dengan Kinerja Khofifah-Emil, Program Unggulan Raih Apresiasi Tinggi