TITIKTEMU.CO - Pada Wisuda Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) yang digelar 23 April 2025, ada satu nama yang mencuri perhatian.
Siti Fadila Nuraisyah, mahasiswi Program Magister Ilmu Perikanan Fakultas Pertanian, resmi diwisuda di usia yang masih sangat muda: 22 tahun 7 bulan 21 hari.
Angka ini jauh lebih muda dibanding rata-rata usia lulusan magister periode tersebut yang mencapai hampir 30 tahun.
Baca Juga: Anak Pedagang Nasi Goreng Asal Pandeglang Diterima di Harvard: Kisah Inspiratif Muhamad Yani
Menyelesaikan S1 dan S2 dalam Waktu 5 Tahun Melalui Fast Track
Siti merupakan peserta program fast track, yaitu jalur percepatan studi yang memungkinkan mahasiswa berprestasi untuk langsung melanjutkan S2 sambil menyelesaikan S1.
Ia berhasil menyelesaikan S1 Manajemen Sumber Daya Akuatik dalam 3 tahun 9 bulan, dan melanjutkan S2 yang hanya memakan waktu 1 tahun 5 bulan 16 hari.
"Program fast track ini sangat membantu saya untuk bisa menyelesaikan pendidikan lebih cepat," ujar Siti dalam wawancara pada 24 April 2025.
Baca Juga: Dari Olimpiade Matematika ke Wisuda dengan IPK Sempurna: Kisah Inspiratif Orlando Ferrari di UGM
Tantangan Kuliah Dua Jenjang Sekaligus
Menjalani dua jenjang pendidikan secara bersamaan tentu bukan perkara mudah.
Siti mengaku sempat merasa kewalahan, terutama saat harus menyelesaikan tugas akhir S1 sambil mengikuti perkuliahan S2.
"Tantangan utamanya adalah manajemen waktu. Tapi saya berusaha tetap fokus dan membagi waktu seefektif mungkin," kenangnya. Kunci suksesnya, kata Siti, adalah disiplin, dukungan keluarga, dan motivasi yang kuat.
Baca Juga: Tanggapi Kritik AS Terhadap QR Transaksi Digital Nasional: Indonesia Tetap Gunakan QRIS
Artikel Terkait
Belajar Tanpa Batas: Kisah Inspiratif Guru Besar IPB yang Kembali Menjadi Mahasiswa S1
Kisah Inspiratif Mantri BRI: Upaya Tak Kenal Lelah BRI Berdayakan Kelompok Usaha Tanah Miring Merauke
Kisah Inspiratif Marlina Yunita: Dari Kampus UNDIP ke Karier Cemerlang di Perusahaan Multinasional Korea Selatan
Kisah Inspiratif: Lulus S2 UGM dengan IPK Sempurna dan Waktu Singkat
Kisah Inspiratif dr. Annisa Himmatul A.: Anak Buruh yang Raih IPK 3.96 di FK UNDIP
Kisah Inspiratif Dika Sukses Terapkan Tagar #KaburAjaDulu dapat Beasiswa ke Luar Negeri: Pergi untuk Kembali, Membangun Indonesia dari Desa
Kisah Inspiratif Pernah #KaburajaduluJanu Muhammad: Dari Beasiswa LPDP ke Inggris hingga Menjadi Pengusaha Sayur di Sleman
Dari Olimpiade Matematika ke Wisuda dengan IPK Sempurna: Kisah Inspiratif Orlando Ferrari di UGM
Anak Pedagang Nasi Goreng Asal Pandeglang Diterima di Harvard: Kisah Inspiratif Muhamad Yani
Kisah Inspiratif dr. Dara Ayu Panjaitan: Alumni MAN Asahan Menggapai Cita-cita Menjadi Dokter lewat Perjalanan Panjang