Prioritas Adalah Perlindungan Korban
Di tengah viral-nya kasus ini di Twitter dan media online, pihak kampus menegaskan bahwa fokus utama adalah perlindungan korban.
UGM telah menyiapkan layanan konseling dan pendampingan bagi para penyintas, serta merancang langkah-langkah pencegahan agar kasus serupa tidak terulang.
> “Yang utama adalah perlindungan terhadap korban, pendampingan, dan langkah serius untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” pungkas Andi
Baca Juga: Kenapa Akun TikTok Tidak/Belum Bisa Kirim Foto di Komentar? Ini Solusi Mudahnya!
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kampus yang semestinya menjadi tempat aman untuk berpikir dan belajar bisa menjadi ruang kekuasaan yang rentan disalahgunakan.
Tagar seperti #UGMViral, #StopPelecehanAkademik, dan #EdyMeiyanto trending bukan karena prestasi akademik, tapi karena kegagalan melindungi mahasiswa.
Kini, semua mata tertuju pada UGM dan Kementerian untuk melihat sejauh mana ketegasan dunia pendidikan menghadapi kasus-kasus kekerasan seksual yang marak terjadi namun kerap dibungkam.***
Artikel Terkait
Walau Aktif Berorganisasi , Lintang Berhasil Lulus Sarjana Tercepat di UGM
Serunya Mahasiswa Asing Belajar Seni Batik dan Rajut di Yogyakarta Bareng UGM
Fendryan Gabriel, Anak Pekerja Migran Asal NTT Yang Bergelut Untuk Raih Sarjana di UGM
15 Jurusan UGM dengan Persaingan Rendah di SNBT 2025,Peluang Lebih Besar Masuk UGM di SNBT 2025
Kisah Hayya Raisa, Usia 20 Tahun Raih Gelar S1 dan Lulus Cumlaude di UGM
Kisah Meriel dan Meidelyine, Dua Gadis Asal Papua Berhasil Raih Sarjana di UGM
UGM Buka Jalur Mandiri 2025: Jadwal, Syarat, dan Mekanisme Seleksi
UGM Terima 2.783 Mahasiswa Baru Jalur SNBP, Terbanyak Fakultas Hukum