Rip Current Ternyata Tak Hanya Terjadi Saat Cuaca Buruk, Ini 6 Mitos dan Fakta Tentang Rip Current

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Jumat, 31 Januari 2025 | 20:30 WIB
Foto ilustrasi tanda rip current di pantai (unsplash.com/Anders Marloe)
Foto ilustrasi tanda rip current di pantai (unsplash.com/Anders Marloe)

 

TITIKTEMU.CORip current menjadi penyebab dari 13 siswa SMP Negeri 7 Mojokerto terseret ombak di Pantai Drini, Gunungkidul, Yogyakarta.

Dalam insiden itu, 9 siswa berhasil diselamatkan dan 4 siswa meninggal dunia.

“13 korban bermain air di Pantai Drini di jalur rip current, itu jalur kapal, sudah berulang kali petugas mengimbau namun tidak dihiraukan,” kata Surisdiyanto, Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron kepada awak media pada Selasa, 28 Januari 2025.

Menurut penjelasan dari laman BMKG, rip current merupakan arus kuat dari air laut yang yang bergerak menjauh dari pantai.

Baca Juga: 13 Siswa SMP Mojokerto Terseret Ombak Pantai Drini Yogya. Begini Tanda-tanda dan Cara Menyelamatkan Diri Ketika Terjebak Rip Current

Fenomena rip current ini disebabkan karena pertemuan ombak yang sejajar dengan garis pantai, sehingga terjadi arus balik dengan kecepatan tinggi.

Rip current yang telah diukur kecepatannya dapat melebihi 2 meter per detik, sehingga menurut tulisan dari BMKG, arus tersebut bahkan dapat menyapu perenang terkuat sekalipun ke laut.

Setelah berita para korban terseret karena rip current, banyak pertanyaan dari netizen kenapa tidak semua pantai ada tanda area berbahaya pada area rip current di pantai.

Baca Juga: Lowongan Kerja Bank Muamalat 2025 untuk Posisi Teller & Customer Service Development Program (CSDP), Pendidikan Minimal SMA/SMK Sederajat

Masih mengutip dari laman BMKG, mengidentifikasi arus rip current ini cukup sulit.

Karena semua kondisinya kembali pada keadaan ombak, gelombang, dan bentuk pantainya.

Apakah Semua Pantai Punya Rip Current?

Tidak semua pantai memiliki rip current seperti pantai yang memiliki ombak sangat kecil hingga pantai yang sama sekali tidak memiliki ombak.

Rip current bisa terbentuk di celah antara gundukan pasir, dermaga, atau bagian terumbu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: National Geographic, BMKG

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X