13 Siswa SMP Mojokerto Terseret Ombak Pantai Drini Yogya. Begini Tanda-tanda dan Cara Menyelamatkan Diri Ketika Terjebak Rip Current

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Jumat, 31 Januari 2025 | 17:10 WIB
Foto rip current di pantai (noaa.gov/Dr. Tom Herrington, Stevens Institute of Technology)
Foto rip current di pantai (noaa.gov/Dr. Tom Herrington, Stevens Institute of Technology)


TITIKTEMU.CO - Kabar duka datang dari dunia pendidikan ketika 13 siswa SMP Negeri 7 Mojokerto terseret arus di Pantai Drini, Gunungkidul, Yogyakarta.

Kegiatan outing class yang seharusnya memberikan memori indah bagi para siswa justru berubah menjadi momen kehilangan teman.

Dalam insiden tersebut, tim SAR berhasil menyelamatkan 9 siswa dan langsung mendapatkan perawatan medis sementara 4 lainnya meninggal dunia.

Baca Juga: 5 Pantai Tersembunyi di Wonogiri Pasir Putih: Surga Tersembunyi, Pesonanya Bikin Lupa Pulang!

Terseretnya 13 siswa ke tengah laut ini dihubungkan dengan fenomena rip current.

Pantai di Yogyakarta memang menawarkan keindahan alam, namun di jajaran pantai tersebut ada bagian yang diam-diam berulang kali menelan korban jiwa.

Para petugas penyelamatan di pantai pun selalu mewanti-wanti pengunjung untuk tidak berenang di laut karena ada arus balik yang membahayakan.

Baca Juga: Pengurus OSIS dan Pramuka Mendapatkan Prioritas untuk Mendaftar Menjadi Murid Baru. Ini 4 Jalur Utama SPMB 2025

Apa Itu Rip Current?

Mengutip dari laman resmi BMKG, rip current adalah arus kuat dari air laut yang bergerak menjauh dari pantai.

Rip current terbentuk karena pertemuan ombak yang sejajar dengan garis pantai, sehingga menyebabkan terjadinya arus balik dengan kecepatan arus yang tinggi.

Untuk kecepatan arusnya, semuanya tergantung pada kondisi gelombang, pasang surut, dan bentuk pantai.

Baca Juga: Beasiswa Fulbright Master’s Degree: Peluang Kuliah S2 Gratis di Amerika Serikat. Batas Waktu Daftar 15 Februari 2025

BMKG menambahkan jika rip current yang telah diukur, kecepatannya bisa melebihi 2 m per detik.

Karena itu, arus ini bahkan dapat menyapu perenang terkuat sekalipun ke laut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: BMKG, noaa.gov

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X