Ngobrol Bareng Anak Tanpa Dapat Jawaban ‘Hmmm’: Seni Komunikasi Asyik

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Minggu, 29 Desember 2024 | 07:30 WIB
Seni komunikasi anak dan orang tua agar terjalin hubungan yang sehat (@psych_central)
Seni komunikasi anak dan orang tua agar terjalin hubungan yang sehat (@psych_central)

Momen seperti ini sering kali membuka pintu percakapan yang lebih alami.

Berikan Ruang untuk Hening

Kadang, anak membutuhkan waktu untuk mencerna pertanyaan Anda atau sekadar merasa nyaman untuk berbicara.

Jangan takut akan keheningan dengan suasana hening, jika Anda sabar, mereka mungkin akan mulai berbicara dengan sendirinya.

Baca Juga: Anak Tantrum di Mall? Coba Teknik ‘Pelukan Diam’ yang Jarang Diketahui!

Tunjukkan Empati dan Rasa Hormat

Penting untuk tidak meremehkan cerita atau perasaan anak, meskipun bagi Anda terlihat sepele. Misalnya, jika mereka merasa sedih karena kehilangan pensil favorit, hindari berkata, “Ah, itu kan cuma pensil.”

Sebaliknya, validasi perasaan mereka dengan, “Aku paham kenapa kamu sedih. Pensil itu memang spesial, ya.”

 Perjalanan Bukan Tujuan

Komunikasi dengan anak adalah proses yang terus berkembang. Jangan frustrasi jika hasilnya tidak langsung terlihat. Dengan pendekatan yang sabar dan asyik, anak Anda akan semakin terbuka berbagi cerita—tanpa ada lagi jawaban “hmmm” yang bikin kesal!

Baca Juga: INFO LOKER 2024: Lowongan Kerja PT Traktor Nusantara untuk Sejumlah Posisi, Cek Syarat dan Ketentuannya di Sini

Mulai hari ini, yuk praktikkan seni komunikasi asyik ini dan nikmati perjalanan ngobrol yang lebih seru dengan anak!

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X