Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan ITB yang senantiasa mendorong mahasiswanya untuk berprestasi di berbagai bidang.
Dr. Epin Saepudin, M.Pd., Kepala Subdirektorat Organisasi Mahasiswa dan Pengembangan Prestasi Mahasiswa ITB, menyampaikan harapannya agar semakin banyak mahasiswa yang terinspirasi oleh prestasi ini.
“Kami bangga melihat mahasiswa seperti Angela yang tidak hanya kreatif, tapi juga mampu mengangkat nilai budaya lokal ke panggung nasional. Semoga ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya,” ujarnya.
Baca Juga: Sinopsis Extraction 2: Aksi Gila Chris Hemsworth yang Bikin Deg-degan, Wajib Tonton!
Melihat Seni dari Sudut Pandang Baru
Karya Angela bukan hanya tentang kerokan.
Ia mengajak kita melihat tradisi dengan sudut pandang baru—lebih dalam, lebih personal, dan penuh makna.
Dari sesuatu yang sederhana, Angela menciptakan karya yang mampu menyentuh hati banyak orang.
Bagi Angela, seni adalah cerminan hidup.
Dan seperti halnya kerokan, hidup kadang meninggalkan bekas.
Tapi justru dari bekas itu kita belajar untuk bertahan dan menjadi lebih kuat.
“Kerokan” adalah bukti bahwa seni tidak hanya untuk dilihat, tetapi juga untuk dirasakan—sebuah undangan untuk merenungi diri sendiri, budaya, dan perjuangan kita sebagai manusia.***
Artikel Terkait
Kisah Syaikha Wisudawan SV UNDIP, Disunting Empat Perusahaan Dalam sebulan
Mahasiswa UNDIP Berprestasi ini Sibuk Magang di Banyak Perusahaan Besar Juga memiliki 7 Hak Kekayaan Intelektual
Kerin Wisudawati Keren dari UNDIP yang Borong Prestasi di Bidang Esai: Inspirasi Mahasiswa Masa Kini
Syed Saquib: Kisah Inspiratif Kandidat Doktor Termuda ITB, Lulus di Umur 25 Tahun
Belajar Tanpa Batas: Kisah Inspiratif Guru Besar IPB yang Kembali Menjadi Mahasiswa S1
Inspirasi Metode Belajar Efektif dari Alexander, Mahasiswa Berprestasi FTMD ITB 2024
Mahasiswa UNDIP Raih Penghargaan Internasional Lewat Inovasi Pemurnian Air Pintar SUNNECT