Mahasiswa UNDIP Raih Penghargaan Internasional Lewat Inovasi Pemurnian Air Pintar SUNNECT

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 13 Desember 2024 | 08:32 WIB
Mahasiswa UNDIP Raih Penghargaan Internasional Lewat Inovasi Pemurnian Air Pintar SUNNECT (undip.ac.id)
Mahasiswa UNDIP Raih Penghargaan Internasional Lewat Inovasi Pemurnian Air Pintar SUNNECT (undip.ac.id)

TITIKTEMU.CO-Di tengah tantangan global terhadap kebutuhan air bersih, mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Diponegoro (UNDIP) hadir dengan solusi inovatif yang menginspirasi.

Lewat karya mereka, SUNNECT: Smart Water Purification Technology Powered by Solar Panels and Integrated Internet of Things, tim ini berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Mereka meraih Gold Medal Award dan Macao Special Award di ajang Kaohsiung International Invention & Design EXPO (KIDE) 2024, pada 5–7 Desember di Kaohsiung Exhibition Center, Taiwan.

Baca Juga: Kerin Wisudawati Keren dari UNDIP yang Borong Prestasi di Bidang Esai: Inspirasi Mahasiswa Masa Kini

Inovasi dengan Dampak Nyata

SUNNECT bukan sekadar teknologi. Ia adalah jawaban atas tantangan air bersih dengan pendekatan yang ramah lingkungan dan modern.

Teknologi ini memanfaatkan energi surya sebagai sumber daya utama, ditambah integrasi Internet of Things (IoT) untuk pengelolaan dan pengawasan secara real-time.

Tim UNDIP, yang terdiri dari Mutiara Tabitha Kamal (Teknik Kimia), Evan Cahya Putra (Teknik Mesin), Muhammad Ahsan Fillah Abadi (Teknik Elektro), dan Riezky Ramadhan (Teknik Elektro), menggabungkan keahlian lintas disiplin untuk menciptakan solusi yang tidak hanya canggih tetapi juga relevan bagi masyarakat global.

“Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi tidak harus mahal atau rumit untuk memberikan dampak besar.

SUNNECT dirancang untuk membawa perubahan positif, khususnya di daerah-daerah yang sulit mendapatkan akses air bersih,” jelas Mutiara Tabitha Kamal, Ketua tim.

Baca Juga: Kisah Syaikha Wisudawan SV UNDIP, Disunting Empat Perusahaan Dalam sebulan

Perjalanan Menuju Pengakuan Internasional

Menghadapi 448 inovasi dari 32 negara, tim UNDIP harus bersaing dengan para inovator terbaik dari berbagai belahan dunia, termasuk Thailand, Ukraina, Korea, dan Polandia.

Proses ini tidak hanya menguji kemampuan teknis mereka tetapi juga memperkuat kolaborasi tim.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: undip.ac.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X