TITIKTEMU.CO- Ada yang menarik di stand expo kegiatan Gelar Karya Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dari Tim I Tahun Ajaran 2023/2024. Pasalnya mahasiswa KKN Desa Karangsari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang berhasil curi perhatian pengunjung dengan inovasi Teh Kulit Buah Nanas. Salah satu produk yang diolah bersama dengan ibu – ibu PKK dari Desa Karangsari Pemalang ini tidak hanya menjadi daya tarik sebagai minuman teh herbal tetapi juga memberikan banyak manfaat kesehatan.
Manfaat yang terkandung di dalam teh kulit nanas antara lain baik untuk kulit dan memiliki kandungan senyawa flovonoid yang bagus untuk tubuh, memperkuat sistem imun karena kandungan vitamin C, serta berkhasiat sebagai anti-oksidan. Selain manfaat kesehatan tersebut, ada beberapa dampak positif dari teh kulit nanas. Teh ini terbukti efektif untuk menjaga kesehatan tulang, mengurangi rasa nyeri, penurunan berat badan dan masih banyak lagi.
Baca Juga: Silamanda dan Biola Delman, Inovasi Budidaya Ikan Air Tawar di Sleman
Saat pameran, tim mahasiswa KKN ini menyebutkan bahwa teh ini merupakan produk kreatif yang berasal dari limbah kulit buah nanas. Dengan menggabungkan kearifan lokal dan kepedulian terhadap lingkungan, mereka berhasil mengolah teh yang tidak hanya nikmat saat dikonsumsi tetapi juga bisa menjadi alternatif tambahan pendapatan bagi ibu – ibu rumah tangga di desa setempat. Sekaligus membuat anggota keluarganya dapat meningkatkan metabolisme tubuh, menguatkan daya tahan tubuh, memperbaiki pencernaan, mencegah nyeri sendi, dan penggumpalan darah. Hal ini membuatnya bukan hanya sekadar minuman menyegarkan, tetapi juga pilihan yang sehat bagi keluarga maupun konsumen.
Produk teh kulit nanas ini dikemas dengan menggunakan pouch zip, memudahkan akses untuk membuka dan menutup kemasan. Dengan kemasan ini, kesegaran dan aroma teh dapat terjaga dengan baik.
Pembuatan teh kulit buah nanas. Ada dua metode yang dapat dilakukan, yaitu basah dan kering. Untuk metode basah, kulit nanas direndam dalam air garam selama 30 menit sebelum direbus, sementara metode kering melibatkan proses pengeringan di bawah terik matahari selama 3-7 hari. Hasilnya, kulit nanas yang telah dikeringkan tersebut dapat di-blender dan dicampurkan dengan teh, kemudian disajikan langsung atau disimpan dalam kantung teh untuk digunakan nanti.
Artikel Terkait
MAN 1 Sukabumi Membutuhkah Wokshop Tata Busana
Guru MTsN 1 Pati Raih Penghargaan Internasional, Keren
SMKN Jateng Makin Dipercaya, 10 Industri Besar Buat Kesepakat MOU
UGM Bisa Berperan Untuk Melindungi Keamanan Siber UMKM
Pesan Sri Sultan : Mahasiswa Jangan Kecewakan Orang Tua