"Manfaatkan career center di tiap akademi, mahasiswanya sendiri harus mendorong diri karena wadah itu (sudah) disiapkan," tuturnya.
Secara lebih rinci, berikut ini hal-hal yang perlu disiapkan Gen Z sebelum memasuki dunia kerja:
Pelatihan Berbasis Digital
Salah satu bentuk pembelajaran yang dapat dipilih Gen Z yaitu pelatihan berbasis digital.
Retno mengungkap, pelatihan yang disebut juga bootcamp digital ini dapat disesuaikan dengan karakteristik Gen Z yang lebih senang dengan sesuatu yang atraktif.
Hal tersebut dapat mendorong minat mereka untuk mempelajari keahlian baru atau pengetahuan baru, agar semakin meningkat.
Riset Informasi Perusahaan
Gen Z dapat mengakses informasi yang kredibel mengenai hal-hal yang diperlukan dalam persiapan kerja di masa mendatang.
Hal itu seperti informasi perusahaan tujuan, keahlian yang dibutuhkan pada perusahaan yang dituju.
Gen Z juga perlu untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka, agar sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan saat melamar pekerjaan.
Melalui kebiasaan riset informasi tentang perusahaan ini juga dapat memotivasi Gen Z untuk belajar dan berusaha untuk memenuhi persyaratan masuk kerja di perusahaan tersebut.
Baca Juga: Cara Memeriksa Spesifikasi Laptop Windows untuk Pemula Sebelum Membeli
Lawan Rasa Mager
Retno menilai, tantangan terbesar Gen Z yaitu terhindar dari rasa malas atau dikenal dengan istilah 'mager' atau males gerak.
Terlebih, mager dapat menghambat mereka untuk berkembang dan mempelajari hal-hal baru.
Artikel Terkait
FBI Persiapkan Generasi Alpha Menguasai Teknologi Internet Untuk Ketahanan Digital
Dony Ahmad Munir Bicara Soal Keberlanjutan Penanganan Pengangguran di Sumedang Saat Bertemu tim Promedia
5 Buku Bisnis Terbaik untuk Pengusaha Pemula, Rekomendasi Buku Inspiratif yang Wajib Dibaca Tahun 2024
Apa itu Child Grooming? Video Guru dan Murid Tak Senonoh Gorontalo Viral Belakangan Ini
Kerennya Mahasiswa UGM Berhasil Menulis Takarir 2 Film Perancis
Kisah Faris dan Shafira Ikut Program Fast Track di UGM