TITIKTEMU.CO, Ketahanan digital menjadi isu yang mendapat perhatian nasional saat ini. Terlebih dengan bobolnya Pusat Data Nasonal. Ini membuat Festival Buzzers dan Influencers (FBI) yang usai digelar di Pondok Pesantren Syifa'ul Ulum Puncaksari, Pacet, Kabupaten Bandung jadi penting.
Pasalnya, gelaran dua hari (10 - 11/7) ini, digelar untuk mempersiapkan generasi Alpha, yang lahir di antara tahun 2011-2025, agar menguasai teknologi internet sehingga memiliki budaya yang berketahanan digital.
Sekretaris OC FBI Keypad Warrior Nuswantara (K-One), Khansa Khadijah, menyampaikan FBI sukses mendapat banyak sekali stakeholders, karena dinilai sebagai inisiatif yang revolusioner sebagai upaya meningkatkan ketahanan digital.
“Alhamdulillah, sebelum event sudah sempat bertemu dan berdiskusi dengan para pejabat, seperti Abah Habib Luthfi (Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Pertahanan dan Ketahanan Negara), Mayjen Rido Hermawan (Deputi Penguatan Nilai Kebangsaan Lemhanas RI), dan Brigjen Ferry Trisna Putra (Direktur Sumber Daya Pertahanan Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kemenhan RI). Semua mendukung diselenggarakannya FBI, karena menurutnya kegiatan ini memuat upaya meningkatkan Ketahanan Siber Nasional,” papar Khanza.
Baca Juga: Sandiaga Uno Tantang Mahasiswa Untuk Bisa Menjadi Talenta Digital
“Untuk FBI ke-2 nanti, insya Allah akan dihadiri lebih banyak peserta dan pemateri. Apalagi kemarin, Panglima TNI juga baru saja mengumumkan kebutuhan perekrutan prajurit TNI yang menguasai betul teknologi digital,” lanjut Khansa.
Ia melanjutkan, FBI perdana kali ini sengaja didesain untuk melatih para local champions, yang kelak akan dapat memfasilitasi sebanyak mungkin generasi alpha, untuk memiliki budaya yang resilient dari berbagai kerentanan dan ancaman digital.
Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! Ini 5 Tips Menjaga Anak di Era Digital
“ Hampir semua Kota/Kabupaten di Jawa Barat mengirimkan perwakilan pemuda terbaiknya untuk mengikuti pelatihan ini. Ada dari Cirebon, Kuningan, Subang, Kabupaten Bandung Barat, Cimahi, Kota Bandung, Garut, Cianjur, Ciamis, Tasikmalaya, bahkan dari DKI Jakarta dan beberapa juga dari Provinsi Banten. Rata-rata peserta berasal dari Generasi Z, yang insya Allah di FBI ke-2 nanti dapat menjadi fasilitator untuk peserta-peserta dari generasi Alpha,” lanjutnya lagi.
Cinta Clara peserta FBI dari Kabupaten Subang, menyatakan kegembiraannya, karena inisiatif K-One memberikannya kesempatan untuk dapat berkumpul dengan orang-orang yang menginspirasi, memotivasi dan selalu memberikan support.
Artikel Terkait
Gibran Tekankan Hilirisasi Digital: Kita Butuh Anak Muda yang Ahli Data Science hingga Game Designer. 19 Juta Lapangan Kerja Akan Terbuka
Orang Tua Wajib Tahu! Ini 5 Tips Menjaga Anak di Era Digital
Sandiaga Uno Tantang Mahasiswa Untuk Bisa Menjadi Talenta Digital