Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali dalam kitab Kanzun an-Najah wa al-Surur halaman 130, ia menganjurkan untuk memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Saw di bulan Rabiul Awal. Pasalnya, bulan ini merupakan bulan kelahiran dan wafatnya Nabi Muhammad Saw.
Menurut Syekh Abdul Hamid terdapat pelbagai keutamaan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Saw, khususnya di bulan Rabiul Awal. Shalawat merupakan bentuk cinta dan penghormatan yang tinggi seorang hamba kepada Nabi Muhammad Saw.
Lebih dari itu, shalawat pada hakikatnya merupakan doa dan permohonan kepada Allah SWT agar Nabi Muhammad Saw senantiasa dimuliakan dan diberikan syafaat di hari kiamat.
اعلم أنه يطلب فى هذا الشهر كثرة الصيام, والصلاة على نبينا سيد الأنام, صلى الله تعالى وسلم عليه وزاده شرفا وكرما لديه.
Artinya: "Ketahuilah bahwa dianjurkan pada bulan ini (Rabiul Awal) untuk memperbanyak melakukan puasa sunnah dan membaca shalawat kepada pemimpin umat Nabi Muhammad Saw”
Baca Juga: Siap-siap! Pendaftaran CPNS 2023 Diumumkan 16 September. Simak Link dan Tata Cara Pendaftarannya
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Pun sejatinya, memperbanyak membaca shalawat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt. Hal ini karena shalawat merupakan bentuk pujian dan doa kepada Nabi Muhammad saw, yang merupakan utusan Allah swt. Dengan memperbanyak membaca shalawat, kita akan semakin dekat dengan Allah swt dan Nabi Muhammad saw, sehingga keimanan dan ketakwaan kita akan semakin meningkat.
Selain itu, shalawat juga dapat mendatangkan ketenangan dan kebahagiaan dalam hidup. Hal ini karena shalawat memiliki makna yang mendalam, yaitu memohon keselamatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan bagi Nabi Muhammad. Dengan membaca shalawat, kita akan merasakan ketenangan dan kedamaian dalam hati, sehingga hidup kita akan lebih bahagia.
Berikut adalah beberapa contoh shalawat yang bisa dibaca:
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
Allāhumma shalli ‘alā Muhammad wa ‘alā āli Muhammad
Kedua, shalawat Nabi yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
Allāhumma shalli ‘alā Muhammad ‘abdika wa rasūlika an-nabiyyil ummiyyi wa ‘alā ālihi wa shahbihi wa sallim.
Artikel Terkait
Subhanallah, Ini 10 Keutamaan Rabiul Awal, Bulan Kelahiran Nabi Muhammad SAW
Khutbah Jumat : Maulid Nabi 12 Rabiul Awal, Meneladani Kisah Kelahiran Muhammad
Lengkap! Jadwal Puasa Sunah di Bulan Rabiul Awal 1444 H Menyambut Maulid Nabi, beserta Niat dan Artinya
5 Tradisi Maulid Nabi di Pulau Jawa. Nomor 4, Suguhan yang Dibawa ke Mesjid Bisa Habiskan Jutaan Rupiah
Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriyah 1445 H. Kapan Dibaca?