Jadi jangan menang-menangan…seperti yang pernah diingatkan oleh Sri Sunan Pakubuwana IV dalam Serat Wulangreh aja sok “Adigang, Adigung lan Adiguna”. Manusia hendaknya tidak mengandalkan kelebihan yang dia miliki, yakni kekuatan (antara lain jumlahnya banyak, ibarat kata asu gedhé menang kerahé…), kekuasaan, dan kepandaian.
Baca Juga: Liburan ke Jogja? Ini 7 Kuliner Jogja di Kawasan Malioboro yang Super Duper
Itulah nasihat para pinisepuh, orang-orang tua tentang toleransi di Yogyakarta yang tidak lepas dari budaya gagasan yang muncul sebagai pengetahuan sehari-hari masyarakat Yogyakarta. Hanya mereka yang sudah “ilang jawane” saja yang sudah lupa akan nasihat para pinisepuh itu.
Jogja…Jogja…Jogjakarta….***
Sumber: https://triaskun.id/2022/04/02/jogja-jogja-jogjakarta/