TITIKTEMU.CO - KUALA LUMPUR Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra meninggal dunia pasca dirawat di Kuala Lumpur karena Covid-10. Prof Azyumardi Azra meninggal pada Minggu 19 September 2022 siang.
Menurut siaran pers Kedubes RI di Malaysia, cendekiawan muslim itu meninggal di unit perawatan intensif bagi penderita gangguan pada jantung (CCU).
Istri dan anak Prof. Azyumardi Azra sudah tiba di Kuala Lumpur sejak Sabtu 17 September 2022 menjenguk Prof. Azra di Serdang Hospital.
KBRI Kuala Lumpur yang menguruskan penanganan jenazah lebih lanjut.
Baca Juga: Mendampingi hari hari akhir Prof Azra…, sungguh cahaya'
Info dari keluarga, Prof. Azyumardi Azra akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (19/9), namun kepastian jamnya, masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.
Prof. Dr. H. Azyumardi Azra, m. Phil., M.A., CBE merupakan cendekiawan muslim yang pernah menjadi Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 1998 hingga 2006. Ketua Dewan Pers ini memperoleh titel Commander of the Order of British Empire yang merupakan gelar kehormatan dari Kerajaan Inggris. Azyumardi Azra menjadi Sir pertama dari Indonesia.
Baca Juga: Dirawat Di Malaysia Karena Covid-19, Ini Kabar Terbaru Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi
Prof Azyumardi Azra pernah menjadi wartawan Panji masyarakat pada 1979 hingga 1985. Prof Azyumardi merupakan lulusan Fakultas Tarbiyah IAIN Jakarta tahun 1982. Ia juga mendapatkan beasiswa Fulbright untuk melanjutkan pendidikan di Departemen Bahasa dan Budaya Timur Tengah, Columbia University 1988 gelar Master of Art
Tak hanya itu, Prof Azyumardi Azra juga memenangkan Beasiswa Columbia President Fellowship dari Columbia University pada 1989 di Departemen Sejarah. Kemudian pada 1992, ia memperoleh gelar Master of Philosophy.
Selanjutnya pada 1993, Azyumardi mendirikan dan memimpin redaksi Studia Islamika, sebuah jurnal studi Islam asal Indonesia.berikutnya tahun 1994 hingga 1995, Azyumardi mengunjungi Southeast Asian Studies di Oxford Centre for Islamic Studies, Oxford University sembari mengajar di St. Anthony College.
Baca Juga: Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Meninggal Dunia di Malaysia
Pasa 1997 dan 1999, Prof Azyumardi Azra merupakan anggota Selection Committee of Southeast Asian Regional Exchange Program yang terorganisir oleh Toyota Foundation and Japan Center, Tokyo, Kapan. Kemudian pada Desember 2006, ia menjabat sebagai Direktur Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Prof Azyumardi juga memperoleh Doctor of Philosophy Degree dengan desertasi yang berjudul The Transmission of Islamic Reformism to Indonesia: Network of Middle Eastern and Malay-Indonesian ‘Ulama the Seventeenth and Eighteenth Centuries.
Artikel Terkait
Resmi! Sembilan Anggota Dewan Pers Menerima SK Pengukuhan dari Presiden
Dewan Pers 2022-2025 Dikukuhkan. IJTI: Harus Mampu Menjaga Publik Terlindungi dari Informasi yang Merugikan
Dewan Pers Minta Sebuah Media Siber Cabut Konten Terindikasi Cabul dan Melanggar Kode Etik Jurnalistik
Sebanyak 317 Kasus Aduan Masuk, Dewan Pers akan Tertibkan Media yang Abaikan Etika.
Dewan Pers Apresiasi Media Arus Utama yang Jaga Kualitas Jurnalistik
Dewan Pers Serahkan DIM RKUHP kepada FPDIP, Jangan Sampai Delik Kriminalisasi Terhadap Pers Lolos
Banyak Konten Media Berpotensi Langgar KEJ, Dewan Pers Siapkan Aplikasi Pengaduan untuk Mudahkan Masyarakat
Ketua Dewan Pers Meninggal Dunia Pasca Covid-19, Ini Profil Prof Azyumardi Azra Lengkap!