TITIKTEMU.CO - Anggota DPR komisi III, yang sudah diagendakan bertanya satu persatu kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo begitu bersemangat mengajukan beberapa pertanyaan.
Nampak Kapolri menyimak dengan seksama dan mencatat setiap pertanyaan yang diajukan anggota Dewan. Bambang Wuryantoro Ketua Komisi III, memberikan waktu lima
sampai tujuh menit untuk bertanya kepada Kapolri, namun dalam pelaksaannya ada juga yang bertanya sampai lebih 20 menit.
Seperti anggota Fraksi PDIP Arteria Dahlan yang bertanya dengan durasi panjang. Lebih 20 anggota Dewan komisi III yang bertanya kepada Kapolri.
Hampir seluruh anggota Komisi III DPR hadir dalam RDP dengan Kapolri. Adies Kadir Wakil Ketua Komisi III, bertanya kepada Kapolri "terkait motif, tunggu sampai di
persidangan, paling tidak beri alasan, apa yang sebenarnya terjadi dan membuat masyarakat menunggu,” ujar Adies, seperti dilansir Antara.
Anggota Komisi III yang lain menanyakan, " Benarkah penasehat ahli Kapolri terlibat dalam kasus ini," ujar Desmon J. Mahesa F Gerindra
Habiburrohman "Apa yang menjadi motif Ferdy Sambo membunuh Brigadir J," ujar wakil rakayat dari Fraksi Gerindra itu.
Baca Juga: DPR panggil Kapolri ke Senayan: Begini kronologi kasus pembunuhan Brigadir J
Sedang Taufik Basari berpandangan, ada persoalan besar mengenai kultur di tubuh Polri yang harus dibenahi.
"Apabila kita lakukan kesalahan, kita harus berjiwa kesatria. Siap harus tanggung risiko dan bertanggungjawab terhadap perbuatan kita," tutur politisi Nasdem itu.
Sedang M Rano Al Fath dari Fraksi PKB berharap seluruh anggota Polri tegak lurus bersama Kapolri.
Pimpinan sidang diberikan kepada Wakil Ketua Komisi III Ahmad Syahroni karena pimpinan sidang sebelumnya Bambang Wuryantoro.
Dipo Nusantara melemparkan pertanyaan kepada Kapolri terkait dengan diagram Konsorsium 303 milik Kaisar Sambo yang beredar di medsos. Lalu, diinterupsi oleh
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni yang menyarankan agar pertanyaannya secara umum dan tidak dibacakan satu per satu.
Artikel Terkait
Tidak Dibebankan kepada Jamaah. Pemerintah dan DPR Sepakat Menambah Anggaran Haji Sebesar Rp 1,5 Triliun.
Bareskrim Usut Kasus Dugaan Pencabulan oleh Anggota DPR Berinisal D di 3 Kota
Bharada E Jadi Tersangka Dijerat Pasal Pembunuhan, Bukan Bela Diri. Hari Ini Irjen Sambo Dipanggil Bareskrim
Gerak Cepat, Timsus Bareskrim Polri Amankan Sopir dan Ajudan Istri Sambo
Foto Brigadir J Setrika Seragam Anak Ferdy Sambo dan Chat Ajakan Putri Candrawathi Viral
Ini Penyebab Ferdy Sambo Harus Huni Tempat Khusus. Minggu Ini Putri Candrawathi Diperiksa Polisi
Profesi Ferdy Sambo di Polri akan Diputuskan di Sidang KEPP, Kamis, 25 Agustus 2022