Omicron Sudah Terdeteksi di 115 Negara, Pemerintah Imbau Jangan ke Luar Negeri Dulu

photo author
Indria Purnama Hadi, TitikTemu.co
- Senin, 27 Desember 2021 | 14:13 WIB
Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan saat konpers perkembangan Covid-19 di Indonesia, Senin (27/12) (infopublik.id)
Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan saat konpers perkembangan Covid-19 di Indonesia, Senin (27/12) (infopublik.id)

TITIKTEMU.CO, Jakarta -  Sejak diumumkan pertama kali kasus Covid-19 varian Omicron masuk Indonesia, hingga sekitar dua pekan ini, kasus konfirmasi Omicron menjadi total 146 kasus, per 27 Desember 2021.

Varian Omicron yang diketahui sangat mudah menular dan penyebarannya masif, saat ini telah terdeteksi di 115 negara di dunia dengan total kasus mencapai lebih dari 184 ribu.

Menteri  Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan dari 46 kasus Covid-19 varian Omicron, hampir seluruhnya adalah pelaku perjalanan luar negeri yang berasal dari berbagai negara. Sisanya adalah petugas di Wisma Atlet.

Baca Juga: Pesona Penggarit Orchids, Destinasi Wisata Tanaman Anggrek di Pemalang

Terkait hal itu, Pemerintah mengimbau masyarakat, untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri, jika bukan untuk sesuatu yang benar-benar penting. Jika hanya ingin liburan, pergilah ke berbagai tempat wisata di domestik.

“Selain lebih aman dari serangan Omicron, tempat wisata domestik tidak kalah cantik dengan tempat wisata di luar negeri. Liburan di dalam negeri juga akan membantu mengakselerasi pemulihan ekonomi domestic,” tuturnya saat jumpa pers secara virtual. Senin (27/12/2021).

Baca Juga: Sempat Menutup Camp Latihan, Manchester United Bersiap Tanding Melawan Newcastle United di Liga Premier

Pemerintah akan terus memperkuat pengawasan di pintu masuk Indonesia. Pengetatan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri akan dilakukan untuk mencegah kebocoran di bandara maupun tempat karantina.

“Langkah antisipasi telah dipersiapkan untuk menghadapi lonjakan kedatangan pelaku perjalanan internasional yang diperkirakan akan terjadi pada awal tahun depan,” ujar Menko Marves.

Ia menambahkan, perbaikan terus dilakukan terhadap berbagai masalah yang kemarin sempat terjadi, baik di bandara maupun wisma karantina.

Baca Juga: Sosok KH Yahya Cholil Staquf di Mata Sang Adik, Gus Hanies Wabup Rembang

Berkat langkah-langkah tegas yang diambil Pemerintah untuk mencegah masuknya varian Omicron, kasus COVID-19 yang terjadi di tanah air masih berada pada tingkat yang rendah.

Sudah 164 hari sejak puncak kasus varian delta pada 15 juli lalu, hingga saat ini belum terlihat adanya indikasi peningkatan kasus akibat gelombang Omicron.

“Dapat kami jelaskan juga bahwa hingga saat ini tingkat perawatan di rumah sakit dan tingkat kematian masih menunjukkan tanda-tanda yang cukup terkendali,” lanjut Luhut. Pemerintah tetap hati-hati dan waspada. Monitoring terhadap data COVID-19 dilakukan secara ketat hingga level kabupaten kota.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: infopublik.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X