TITIKTEMU.CO – Gunung Semeru erupsi pada Sabtu (4/12/2021) setelah sebelumnya berada level II atau berstatus Waspada.
Meski erupsi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) belum meningkatkan status Gunung Semeru ke level berikutnya.
PVMBG beralasan aktivitas Gunung Semeru periode 1-4 Desember merupakan erupsi sekunder.
Baca Juga: Tidak Hanya Gunung Semeru, Ini 7 Gunung Berstatus Waspada di Indonesia
Aktivitas gunung berapi terdiri empat tingkatan atau status, tertuang dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM ) Nomor 15 Tahun 2011.
Peraturan tersebut berisi tentang Pedoman Mitigasi Bencana Gunung Api, Gerakan Tanah, Gempa Bumi, dan Tsunami.
Keempat tingkat, level atau status gunung berapi diberikan berdasarkan hasil pengamatan visual, tingkat keparahan dan risiko yang ditimbulkan bencana.
Baca Juga: Di Lokasi Bencana Erupsi Gunung Semeru, Mensos Tri Risma Cek Logistik dan Tinjau Kesiapan Dapur Umum
Berikut ini penjelasan tentang urutan status gunung berapi dilansir TITIKTEMU.CO dari magma.esdm.go.id:
Level 1 atau Normal: Pada status gunung berapi normal, hasil pengamatan visual dan instrumental fluktuatif. Namun tidak ada peningkatan aktivitas gunung berapi.
Ancaman bahaya pada status ghunung berapi normal adalah gas beracun di sekitar kawah pada beberapa gunung berapi tertentu.
Salah satunya Gunung Semeru yang terkanal dengan gas belerang beracunnya di puncak Mahameru.
Baca Juga: Warga yang Rumahnya Rusak Terdampak Erupsi Semeru, Dibantu Dana 500 Ribu Selama 6 Bulan
Level 2 atau Waspada: Hasil hasil pengamatan visual dan instrumental mulai terindikasi gejala peningkatan aktivitas vulkanik.
Artikel Terkait
Gunung Semeru Erupsi, Dua Kecamatan Gelap Gulita Diguyur Hujan Abu
Gunung Semeru Meletus, Diawali Guguran Lahar Hingga Akhirnya Erupsi
Aman! Erupsi Gunung Semeru Tak Ganggu Penerbangan
10 Warga Terjebak Erupsi, Evakuasi Menunggu Helikopter BNPB
Gunung Semeru meletus, Kepala BNPB bertolak ke Lumajang , Cek Penanganan Dampak Erupsi
Gunung Semeru Meletus, Puluhan Orang Alami Luka Bakar Akibat Guguran Awan Panas
Erupsi Sejak 1818, Ini Sejarah Letusan Gunung Semeru dari Masa ke Masa