Gunung Semeru Meletus, Puluhan Orang Alami Luka Bakar Akibat Guguran Awan Panas

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Minggu, 5 Desember 2021 | 06:12 WIB
Gunung Semeru di Jawa Timur Meletus, Sabtu (4/12) sore (indonesiadermawan.id)
Gunung Semeru di Jawa Timur Meletus, Sabtu (4/12) sore (indonesiadermawan.id)

TITIKTEMU.CO, Jakarta - Kepala Pusat Krisis Kesehatan (Puskris) Kementerian Kesehatan Eka Jusuf Singka mengatakan sebagian korban guguran awan panas Gunung Semeru di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu, mengalami luka bakar.

"Korban dari lapangan terpantau bahwa sebagian adalah luka bakar," kata Eka Jusuf Sinka dalam keterangan pers melalui YouTube BNPB, Sabtu malam (4/12).

Eka telah menginstruksikan agar Puskesmas yang ada di sekitar lokasi bencana untuk mempersiapkan segala pelayanan kesehatan yang diakibatkan oleh bencana Gunung Semeru.

Baca Juga: Penurunan Pendapatan dari Pariwisata Karena Pandemi Lebih dari 50 Trilyun Rupiah

Tim Puskris Kemenkes dari Surabaya dan DKI Jakarta, kata Eka, sedang dikerahkan memberi bantuan perawatan kepada korban ke Lumajang.

"Sebagian juga sudah ada di Surabaya untuk berkoordinasi dengan Kantor Pusat Krisis dan Dinas Kesehatan Jawa Timur mereka membawa logistik sudah bergerak ke Lumajang dari Surabaya dan dari Jakarta," katanya.

Sementara itu Kementerian Kesehatan (kemenkes) melaporkan jumlah korban luka bakar akibat erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang berjumlah 45 orang hingga Sabtu malam.

Baca Juga: Liga Serie A: AC Milan Tempati Puncak Klasemen Sementara Setelah Kalahkan Salernitana di Pekan 16

"Sementara ini luka bakar 45 orang, yang berat dan dirujuk ke RSUD dan RS Bhayangkara 17 orang," kata Menteri Kesehatan (menkes) Budi Gunadi Sadikin melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta.

Menkes mengatakan mayoritas korban luka bakar diperkirakan tertimbun material erupsi Semeru.

"Kondisi gelap, tidak bisa melarikan diri. Situasi belum aman. Juga diperkirakan banyak pekerja tambang pasir terperangkap," kata Menkes.

Baca Juga: INFO LOKER: Kompas TV Buka Lowongan Kerja dan Program Magang Untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

Laporan yang diterima Menkes menyatakan rata-rata korban menderita luka bakar grade 2A-B. Luka bakar di atas 50 persen dialami enam orang, korban yang dirawat di ICU sebanyak empat orang.

"Korban yang dirujuk ke RSUD Dr Haryoto satu orang karena butuh infus vena sentral," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Antara, BNPB

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X