Secangkir kopi mampu mengurangi hampir 40 ribu kalori selama setahun. Angka ini setara dengan 11 kilogram berat tubuh.
“Jangan lupa tetep minum air putih 2,5 liter per hari,” ujar Hery Tiera, spesialis urologi dari RSPI.
Bagi pecinta kopi tulen biasanya akan menghindari kopi instan. Mereka tidak mempan karena kandungan kafeinnya dua kali lebih rendah dibanding kopi hitam.
Apalagi jika kopi instan ini ada kandungan tambahan gandum, bonggol jagung, beras, atau biji-bijian lain.
Namun, di sisi lain, kopi instan yang rendah kafein justru bisa menjadi pilihan bagi mereka yang punya pantangan kafein tinggi.
Ini tertutama buat mereka yang sering mengalami diare, insomnia, keringat dingin hingga peningkatan detak jantung setelah mengonsumsi kafein berlebih.***
Artikel Terkait
Ini Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, Suka yang Mana?
7 Kopi Terbaik di Indonesia, yang Mana Favoritmu?
Ini Rekomedasi Alat Seduh Kopi Saat Harus di Rumah Saja
Usaha Kopi Kekinian Modal Rp 2 Juta? Bisa Banget!